Agregator

Tulisan yang sudah dikirimkan kepada kami, setelah melalui proses rekap, maka akan muncul di halaman ini dan siap untuk dilakukan penilaian oleh para juri kompetisi tulisan.


Solo itu Sederhana

Sebuah kota terasa hidup karena manusia-manusia yang memberikan nafas melalui hiruk pikuk kegiatannya. Pun dengan kota Solo. Cukup sulit sekaligus lumayan mudah untuk menangkap kesan tentang kota yang sedang banyak dibicarakan orang ini. Saya adalah perempuan asli solo. Saya dan orangtua lahir di kota yang dilewati aliran Sungai Bengawan Solo ini. Saya akrab dengan Solo selama 18 tahun. Pasca lulus SMA, saya memutuskan untuk merantau di Yogyakarta. Walaupun jarak Solo-Jogja tidak terlalu jauh, saya termasuk mahasiswa yang jarang pulang ke rumah.


Soto Solo Seleraku

Aku disini akan menulis kesan pertamaku saat mencicipi soto Solo. Jika ingat kata Solo, orang orang mungkin langsung membayangkan Sungai Bengawan, Stasiun Balapan, Didi Kempot dll. Tapi tidak bagiku, pikiranku pasti langsung tertuju pada soto. Mungkin gara-gara “Solo” sama “Soto” cuma beda di huruf ‘L’ dan ‘T’ doang ya. (mekso banget yah)


Gue, Bokap, dan Solo

Malam Sabtu, sekitar pukul 11.00 malam. Saat itu, di rumah gue, hanya gue yang masih bangun. Adik, Abang, dan nyokap gue sudah tidur nyenyak. Sedangkan bokap gue lagi dalam perjalanan dari Solo menuju ke rumah. Bokap gue di Solo selama 1 minggu. Bokap gue ke Solo karena ada tugas dari kantornya yang mengharuskan bokap gue kesana dan sekalian jalan-jalan.


Solo Kota Sejuta Rasa

Hai Sederek bro Semuanya, Berjumpa lagi dengan saya. Kali ini, Mari kita berselancar ke Kota yang Berseri-seri. Yah, Benar sekali “SOLO” namanya. Dewasa ini, memanjakan lidah sudah seperti kewajiban sehari-hari. Iya kan ? ;-)


Serabi Notosuman

Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang kaya akan kulinernya. Belum afdzol rasanya jika berkunjung ke kota Batik ini belum mencicipi makanan khasnya. Berbagai makanan dan minuman khas seperti Timlo, Nasi Liwet, Tengkleng, Serabi, Intip, Brem Solo, Gempol Pleret, Ronde, Asle dan lain sebagainya tersebar di berbagai tempat. Ditambah lagi wisata kuliner yang saat ini sedang menjadi trend setter dikalangan masyarakat menjadikan banyaknya jenis kuliner yang ada. Selain menyantap di lokasi, banyak pula pengunjung yang ingin membawa pulang sebagai buah tangan untuk rekan atau kerabatnya. Tak jarang pengunjung yang disibukan untuk memilih oleh-oleh apa yang harus dibeli (termasuk penulis). Salah satu yang dapat dijadikan alternatif sebagai oleh-oleh adalah kue serabi.


Solo The Spirit Of Java

Siapa yang tidak mengenal Solo? Semua orang di Nusantara pasti tahu dong yaaa. Surakarta, yang biasanya orang - orang pada bilang Solo, adalah salah satu kota di negara Indonesia. Memang Solo merupakan kota kecil dibandingkan dengan kota - kota lain seperti Bandung, Jakarta, Makassar, Semarang, dan kota - kota besar lainnya. Tapi dengan kota yang porsinya berukuran kecil, Solo tidak kemungkinan kalah dengan kota - kota besar yang lain.


Solo Untuk Negeri

Kota Solo. Kota yang dicanangkan sebagai kota kreatif ini, tak hanya melulu mengadakan kegiatan berbasis seni dan budaya saja sebagai agenda rutin, tetapi lebih mendalam Pemkot Surakarta berusaha untuk membimbing generasi mudanya dalam nguri-uri budaya dan berkontribusi dalam mentransformasikan budaya berbasis kejawaan menjadi lebih modern di kacamata internasional.


Mertho Turas Oleh-oleh Dari Solo

“Mertho tuuuras… Merthi toilet estu rakyat bagas waras. Mertho tuuuras… Merthi toilet estu rakyat bagas waras.” Begitulah ‘tembang’ yang terdengar di sepanjang Jl. Slamet Riyadi dari seorang seniman Solo, Pak Jantid.


Kesan Kota Solo Dari Dalam Gerbong Kereta Api Ekonomi

Jam handphone sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB. Kereta ekonomi ini mulai berjalan lambat, semakin lambat kupikir akan berhenti, ternyata tidak. Kereta ini terus melaju sambil mengeluarkan asap menembus embun yang mulai tercetak. Kemudian kereta kembali melambat, terus melambat terus berhenti tepat di stasiun jebres, Solo.


Hatiku terpaut di Kota Bengawan

Aku orang Kediri bukanlah orang Solo. Tapi aku menetap sementara di Kota Bengawan ini untuk berkuliah di Universitas Sebelas Maret Surakarta dan sekarang sudah masuk tahun ketiga. Banyak cerita dan juga kesan yang kudapat. Berada di Kota Bengawan membuatku tersadar bahwa aku telah menemukan rumahku yang kedua. Di sini tidak jauh beda dengan Kediri.


Kota nan Bersahaja

Solo, kota dengan beragam ciri khas yang dimilikinya membuat siapapun yang pernah singgah di kota ini enggan untuk dengan mudah menghapus kenangannya.Mungkin tak banyak orang yang mengetahui bagaimana kiprah kota ini dalam skala nasional ataupun internasional. Salah satunya aku, tapi itu aku yang dulu yang pada saat itu belum menjadi perantau di kota ini.


Solo Spirit of Java

Memasuki tahun ketiga di Kota Bengawan, sejujurnya baru satu event yang berhasil kuikuti. Event itu adalah SIPA (Solo International Parade Art). Selain SIPA, sebenarnya aku sangat tertarik untuk mengikuti event-event budaya yang lain seperti SBC (Solo Batik Carnival), ataupun berbagai kegiatan keraton ketika hari-hari besar islam. Namun sayangnya, ketika event itu dilaksanakan, ada suatu kepentingan yang membuatku tidak bisa untuk mengikutinya.


Solo The Spirit Of Java

Menurut lo gimana sih Kota Solo itu? Buat gue, pendatang baru yang akan tinggal kurang lebih 3,5 tahunan lagi di kota ini, agak begitu bingung mau mulai dari mana… Sebelum gue tulis kesan gue selama di Solo, gue mau intro diri dulu lah yaa, biar enak. Gue dari Bekasi, gue termasuk salah satu mahasiswi perguruan tinggi swasta yang cukup terkenal di kota ini. Gue terbilang baru menetap di kota yang katanya masih kental dengan seni dan budayanya. Alhamdulillah gue punya bapak orang solo, jadi di sini gue nggak sendirian karna masih ada mbah putri dan mbah kakung serta keluarga besar dari garis bapak.


Sepanjang Jalan Kenangan, Menapaki Langkah di Solo City Walk

Gambarkan dengan satu kata tentang kota Solo? K…E..M…A..Y..U Koq Kemayu sih?….Iya karena Solo bagaikan seorang Putri yang terkenal dengan jelitanya, tutur kata yang lemah lembut. Kota Solo adalah kota warisan budaya. Pembangunan tetap berjalan tapi tidak meninggalkan akar budaya dan lingkungannya.


Mendadak (Suka) Dawet

“Jadi kita makan apa lagi, nih?” Saya langsung bertanya pada Halim sesaat setelah nasi timlo tandas dari piring. “Jadi langsungan, nih?” jawabnya. “Hajaarrrrr…!!” Kami berempat (saya, Adhie, Halim dan Timothy) memang berencana menjajal kuliner Solo–selain serabi– selama setengah hari. Halim yang memang asli Solo, tanggap memilihkan tempat. Tujuan pertama langsung ke Pasar Gede Hardjonagoro. Kelar menjajal kelezatan nasi timlo Sastro yang ada di luar area pasar, kami beranjak ke dalam pasar.


Membedah Isi Laweyan (Solo Trip

“Besok aku mau ke Laweyan, Moe. Mau ikut?” Sebuah tawaran dari seorang teman asli Solo datang saat saya sedang menghabiskan suapan terakhir cabuk rambak. Dua detik pertama yang ada di pikiran saya sebagai orang awam tentang Laweyan adalah batik. Oh, mau cari batik. Itu pikiran selanjutnya. Meskipun sedang tidak berminat untuk wisbel –wisata belanja, tapi saya langsung mengiyakan. Lalu apakah dugaan saya tentang Laweyan yang hanya sekadar kampung batik itu benar? Ternyata seratus persen salah! Lalu apa yang saya dapat dari Laweyan? Jawabannya baru saya dapat keesokan harinya, saat petualangan dimulai


SOLO: Kota dengan Dua Wajah

Hey kawan, sudah pernahkah Anda mampir ke kota kami, Solo? Atau malah pernah tinggal di kota yang dijuluki sebagai The Spirit of Java ini? Atau sempatkah Anda barang sejenak meluangkan sedikit waktu untuk mengamati kota asal Joko widodo ini? Kalau salah satu jawaban Anda adalah ‘iya’, berarti seharusnya Anda paham dengan judul diatas. Namun jika seluruh jawaban Anda adalah kata ‘tidak’, maka bersiap-siaplah kecewa. Karena bisa jadi Anda memiliki persepesi yang salah dengan judul diatas. Piye bro, sudah bisa menangkap apa yang akan saya ulas kan?


Solo itu Guruku, Bukuku, Juga Wajah Bangsaku di Masa Depan

Solo itu sudah seperti bapak dan ibuku. Solo juga seperti guruku dan bukuku dalam membaca Indonesia dan belajar tentang hidup. BEGITULAH kesan Solo di mataku. Kenapa Solo seperti bapak dan ibuku? Karena di kota inilah aku pernah menitipkan hidupku, sejak awal 1990-an hingga 2004. Aku pernah merasakan aroma udara dan tanah beberapa kota; entah itu Jakarta, Surabaya, Bandung Semarang dan beberapa kota lain di luar Pulau Jawa. Tapi aku lebih suka memilih Solo sebagai tempatku menitipkan hidup. Sebab di Solo-lah aku merasakan ada kenyamanan, ada keramahan dan ada sumber hidup yang jauh lebih murah dari kota-kota lainnya.


Saya Ingin Kembali ke Solo

Sedari kecil saya sudah menyukai lagu Bengawan Solo ciptaan dari Bapak Gesang ini. Hingga akhirnya saya mendengar dari berita-berita di TVRI kalau lagu ini sangat dikagumi oleh masyarakat luar negeri. Saya menjadi sangat teramat suka.


Keajaiban dari The Spirit Of Java

“Iiii, pengen ke Solo.” Ucapan tersebut begitu saja muncul, seteleh teman saya yang bernama Gea bercerita tentang Solo. Apalagi setelah saya membaca berita dan artikel di internet tentang Solo. Siapa sih yang tidak ingin ke Solo? The Spirit of Java (Jiwanya Jawa) begitulah slogan pariwisata Surakarta atau biasa disebut Solo. Yang memiliki tempat wisata yang keren bin WAW. Apalagi kulinernya itu loh, bikin saya ngiler dan pengen pake banget. Banyak sekali tempat bagus dan keren yang Gea ceritakan ke saya. Apalagi saya yang hobinya suka jalan-jalan. Bikin kaki saya gatal buat segera kesana, hehehe.


Indahnya Malam Solo dengan Bidadari-Bidadari Solo

25 Juni 2011, hari itu aku dan keluargaku berniat pergi ke Jogjakarta untuk menjenguk salah satu saudaraku yang sedang kuliah di sana. Dalam perjalanan kami menuju Jogjakarta, kami melewati Kota Solo. Ketika perjalanan kami telah sampai di kota Solo,jam di tanganku sudah menunjukan pukul setengah enam petang.


thr, antara taman hutan raya dan taman hiburan rakyat

Desember tahun 2012, aku dan enam orang rekanku mendapat kesempatan untuk menjelajah Kota Solo. Kami belum mengenal Solo secara mendalam, sehingga kami memanfaatkan peta yang kami beli sewaktu di Yogyakarta untuk menjelajah Solo beramai-ramai. Malam sebelum keberangkatan ke Solo, beberapa orang teman perjalanan memutuskan kemana saja tujuan kami selama di sana. Aku tidak ikut dalam diskusi karena bagiku kemana pun itu, selama masih di Solo aku oke-oke saja. Ah, kota ini terlalu spesial. Sesuai kesepakatan pula, sesampainya di Stasiun Solo Balapan kami akan berjalan kaki sampai ke Kraton Surakarta.


Info Wisata Tentang Solo

Pertama-tama inilah saya, mahasiswa asal Bogor semester 1 yang saat ini kuliah di Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta. Kenapa saya memilih Solo sebagai tempat kuliah saya, karena selain orang Solo ramah disini saya banyak sekali menemui hal yang berbeda dengan waktu saya tinggal di Bogor, salah satu contohnya adalah kebudayaan, kebudayaan disini sangat khas sekali dengan budaya jawanya yang masih kental, saya sangat cinta sekali dengan budaya apalagi di zaman ini dimana anak muda sering kali lupa dengan budayanya, tunggu budaya kita di claim dahulu baru tersadar.


The Spirit of Me

The spirit of Java, begitu julukan untuk kota ini. Ya, Solo. Sejak kanak-kanak aku sudah akrab dengan Solo. Berawal dari duka yang meluber hingga ke perpisahan. Tepatnya tujuh tahun lalu, ketika malaikat duniaku musti menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dr. Moewardi. Usiaku dua belas ketika itu, dan menjadikan Solo, tepatnya RS Dr. Moewardi sebagai rumah kedua. Setiap akhir pekan selama lebih dari tiga minggu aku menginap di RS Dr. Moewardi, menemani ibu yang sedang melawan sel-sel jahanam yang menggerogoti tubuhnya.


Festival Jenang bukan Hanya Sekedar Jenang

Jenang merupakan makanan khas Jawa Tengah yang memiliki cita rasa gurih dan tekstur yang lembut di lidah. Acara Festival Jenang membuat masyarakat semakin tahu tentang beragam jenis jenang, sekaligus tempat berkumpulnya segala macam lapisan masyarakat. Ratusan masyarakat Kota Solo dan sekitarnya memadati koridor Ngarsopuro pada hari Minggu (17/2). Mereka hendak berpartisipasi acara Festival Jenang yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-268 Kota Solo.


Solo, Kota Sejuta Pesona

Bisa jalan-jalan ke Solo belum pernah terbayangkan olehku saat itu. Kamu tahu kawan mengapa demikian?. Ya, karena saat itu aku sedang bergelut dengan skripsiku yang sudah diambang pintu. Tinggal hitungan hari, tak genap satu bulan, aku harus selesai sidang skripsi agar bisa lulus tepat waktu. Delapan semester. Empat tahun pas. Ketika kesempatan itu datang, sungguh merupakan anugrah dan nikmat yang tak terkira banyaknya. Sungguh kesempatan langka. Sangat langka yang pernah aku alami.


Kapan ke Solo Lagi?

Tahun 2009 lalu, saya adalah mahasiswa baru di salah satu universitas negeri di Solo. Kuliah di Solo sebenarnya bukanlah prioritas. Awalnya saya mengidamkan kampus di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Tetapi apa daya, saya gagal di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2009. Akhirnya, ayah menyarankan untuk mengikuti beberapa ujian mandiri, salah satunya di Universitas Negeri Sebelas Maret. Saya pun diterima di program studi Kimia lewat jalur SPMB. Sebenarnya, saya agak berat hati kuliah di tempat yang bukan keinginan saya. Namun saya pikir, daripada tidak kuliah lebih baik saya ambil saja kesempatan itu.


Antara Aku, Kota Solo, dan... Dia.

Hari ini Solo mendung sekali… Aku tidak tahu mana yang lebih mendung sebenarnya. Langit Solo, atau, pandangan mataku. Yah… Hari ini aku memang sedang sedikit bersedih. Setelah kemarin malam mendapati kekasih yang bersamaku selama empat tahun ini mengaku bahwa ia mencintai wanita lain. It’s okay. Sedih, tapi terlalu gengsi untuk kukatakan bahwa perasaan ini, kalau kata anak jaman sekarang, galau.


Melancong Ke Solo

Ciyeee yang lagi nyanyiin lagu legend yang dikumandangkan oleh Pakde Didi Kempot. Judulnya itu Stasiun Balapan. Seperti yang diketahui sebelumnya, kalau Stasiun Balapan sendiri berada di kota Solo, Jawa Tengah. Untuk lebih tepatnya, Stasiun Solo Balapan berada di wilayah Kelurahan Kestalan dan Gilingan, Banjarsari, Surakarta. Saya kasih tahu dulu ya, jadi Lagunya Pakde Didi Kempot ini, bercerita tentang kisah perpisahan loh. Jadi, si cowok di lagu ini galau berat dan kehilangan banget, gara-gara si cewek mengingkari janjinya bareng si cowok. Dan mulai saat itu, si cewek gak pernah balik plus gak ada kabar lagi.


Taman Kasih Sayang

Solo merupakan sebuah kota kecil yang memiliki keanekaragaman budaya yang sangat tinggi. Meskipun sedikit kalah pamor dengan Yogyakarta dalam hal pariwisata, Solo tetap memiliki keistimewaan tersendiri. Hal ini dapat kita lihat dari perilaku masyarakatnya yang masih konsisten menjaga warisan budaya yang ada seperti keraton, tradisi, bahkan kulinernya.


Mengajak Anak Belajar tentang Nilai Kebersamaan & Toleransi melalui Festival Dolanan Bocah

Festival Dolanan Bocah 2013 yang diselenggarakan di Kota Solo pada tanggal 17-19 Mei 2013 yang lalu sangat menarik bagi saya. Namun sayangnya waktu itu bertepatan dengan jadwal suami dinas luar kota, sehingga tidak mungkin bagi saya dan anak saya untuk berangkat sendiri ke Solo tanpa suami. Sehingga kami berdua hanya bisa menyimak beritanya melalui TV dan internet saja. Kecewa sih sebenarnya tapi untunglah festival ini digelar secara rutin setiap tahunnya.


Tentangmu dan Ngarsopuro

Ngarsopuro, 27 april 2013 Malam minggu, kau menungguku, tepat dibawah tulisan Ngarsopuro, salah satu suduh perempatan Jalan Slamet Riyadi yang terkenal dengan barang antiknya, Pasar Triwindu. Entah dari berapa lama kau menunggu, tapi aku datang pukul tujuh lebih lima menit. Kebiasaanku yang tak pernah berubaha dari dulu, telat. Kita bertemu, kau menjabat tanganku, erat, lalu menanyakan kabarku. Aku sangat bersemangat menyambutmu, menyambut tanganmu, menyambut senyummu, dan cerita yang nanti akan kudengar. Berbagai pertanyaanpun keluar dari mulutku. Apakabar kamu, gimana kuliah, sedang sibuk apa lalu terus mengalir. Raut wajah bahagiaku pasti sangat terlihat dari sudut matamu.


Solo aku ingin kesana: Gudangnya Hal-Hal Mengagumkan

Perkenalkan Gue adalah Irsyaad Suharyadi, seorang pelajar yang sekarang sedang menempuh pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi cukup terkenal yang berlokasi di jawa barat. Solo sejak lama selalu menyimpan misteri bagi gue, dalam diri gue selalu mucul pertanyaan mengapa banyak tokoh yang gue kagumi terlahir dari solo; seperti Joko, Sutomo, Icuk, Basuki. Gue sangat tertarik untuk mencari tahu ada fasilitas apakah, atau kehidupan seperti apakah di Solo sehingga membuat banyak sekali orang terkenal dan low profille berasal dari Solo.


Berwisata di Kota Solo Tercinta

Pertama kali aku menginjakkan kaki di Kota Solo tahun 2004, saat itu rencananya sekedar liburan, tapi lama-lama jadi betah alias jatuh cinta sama Kota Solo. Bukan hanya karena orang-orangnya yang ramah dan Jawa banget, sepertiku! tapi karena banyak hal yang menarik tentang Solo. Terutama mengenai wisata-nya. Dan memang ragam wisata-nya inilah yang menjadi kelebihan kota Solo, sehingga menjadi daya tarik para wisatawan untuk mau berkunjung ke Kota Solo. Untuk lebih lengkapnya aku coba ceritakan tempat-tempat yang pernah aku kunjungi.


Euforia Pembangunan dan Hegemoni Masa Lalu

Solo, dengan segala kebaikan dan keburukannya adalah rumah bagi saya. Bahkan untuk merantau dan meninggalkan kota ini, setidaknya untuk saat ini, rasanya sangat berat. Kenyataan tersebut menjadi sangat bias apabila saya harus menulis kesan saya terhadap kota ini, maka sebaiknya saya menulis apa yang selama ini ada di pikiran saya mengenai kota ini, dan belum sempat tertuliskan.


#30DinaNgrasakkeSALA

Solo (atau nama resminya adalah Surakarta), punya semboyan “Berseri”, akronim dari “Bersih, Sehat, Rapi, Indah” dan memiliki slogan pariwisata “The Spirit of Java”, seolah-olah mencerminkan bahwa Solo adalah Jiwanya Jawa, sebuah kota yang ingin menularkan semangat dan keriaan kepada dunia.


Di Solo... Semua Ada!

Berbicara mengenai Solo, entah kenapa, pikiran saya langsung teringat pada teman-teman saya yang berasal dari kota ini. Meski sifatnya berbeda-beda, ada kesamaan yang sangat jelas di antara mereka. Ya, kesamaan itu tak lain dan tak bukan adalah keramahan dan tutur katanya yang halus serta lemah lembut. Selalu. Tak hanya perempuan, teman-teman lelaki pun begitu.


Destinasi Wisata di Solo Yang Wajib Dikunjungi

Solo merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Solo dikenal sebagai kota budaya karena sekalipun kota Solo tumbuh dinamis seiring dengan perkembangan zaman, masyarakatnya tetap setia menjaga tradisi leluhur yang telah ada. Kebudayaan yang telah mendarah daging itu menjadikan Solo sebagai kota unik yang patut dikunjungi.


Awalnya Iseng Jadi Seneng. Solo Kotaku

kesan saya terhadap kota solo dan ntar ada harapan saya plus nanti juga ada wisatanya. pertama yaitu tentang orang – orang solo entah kenapa . rasanya disini itu ramah2. dan jarang yang ketus. dari penjual hik. ojek. supir. pengusaha. mahasiswa. asik2 semua . hmm harapan saya , saya pengen tetep seperti ini dan tak terkontaminasi budaya ‘gak peduli’ . :v jaya kota solo.


Kota Solo

Kota Surakarta yang lebih dikenal dengan sebutan kota Solo masih sangat kental dengan tradisi keratonan Surakarta. Banyak event yang diselenggarakan di kota Solo, terutama oleh pihak keraton Surakarta.Pihak keraton Surakarta sampai saat ini masih memegang teguh tradisi yang telah diadakan turun-temurun.


Kota Solo

Kota Solo banyak peminatnya dan banyak sekali pengunjungnya… kenapa? Yang pertama, karena kota Solo terkenal dengan Batik Solonya, yang kedua, keberadaan kota solo ini strategis,


Tentang Solo, Menurutku...

Entah karena kebetulan saya lama tinggal di Solo dan belum merasakan atmosfir kota lain atau memang benar seperti ini, saya merasa Solo adalah kota ‘nanggung’ yang cukup nyaman, kreatif dan berpretasi. Sejak lima tahun lalu sebagai ‘perantau akademik’ saya melihat hari-hari kota ini begitu berwarna. Benar-benar kota yang ceria dengan acara-acara festival, pameran seni, elektronik, panggung seni klasik dan seni kontemporernya yang terus berkembang. Anak-anak mudanya juga tak ketinggalan. Mereka berperan aktif di seni grafis maupun seni panggung.


Solo “Kuno” ? Siapa bilang?

Mungkin ada segelintir orang yang masih menganggap bahwa berlibur haruslah ke tempat-tempat yang memiliki keindahan yang “Wah”, terkesan mewah dan modern. Sehingga pergi ke luar negeri menjadi salah satu pilihannya. Memiliki budaya yang masih kental dan kuat melekat seringkali dianggap “Kuno” padahal justru kekayaan budaya menjadi salah satu daya tarik, karena memiliki faktor kekhasan dan keunikan sekaligus menimbulkan kesan keindahan yang tiada duanya.


Pesona Serabi Solo

Mendengar kata serabi, saya jadi teringat percakapan saya dengan dokter yang menangani saya di sebuah rumah sakit swasta di Yogyakarta sekitar 1 bulan yang lalu. Pada saat itu saya sedang berulang tahun dan secara tidak sengaja dikerjain oleh beberapa dokter yang bertugas di sana ketika sedang periksa. Salah satunya adalah tentang permintaan traktiran kalau saya kontrol lagi kesana. Entah kenapa tiba-tiba saya berpikir untuk membawakan mereka Serabi, kue khas dari Solo,Jawa Tengah. Begitu saya menawarkannya kepada salah satu dokter, dokter tersebut terlihat sangat bersemangat. “Ah, serabi dari Solo ya?


Zeppelin khas Solo

Di Solo, ada sesuatu yang sangat unik dengan kata Zeppelin. Berawal dari cerita teman saya yang asli Solo, Zeppelin adalah nama sebuah kafe. Sebenarnya saat ini sudah banyak kafe-kafe kreatif didirikan di Solo. Namun, Zeppelin cafe adalah yang terbaik. Kafe ini memang belum lama dibangun sehingga masih banyak orang yang belum tau. Sangat disayangkan padahal konsep interior kafe ini begitu cozy, dan benar-benar antimainstream. Siapa yang tak terkesima ketika pertama kali menginjakkan kaki di pintu masuk, pengunjung langsung disambut dengan tempat tongkrongan berdesain balon udara dan ayunan di bawah atap berawan biru layaknya di negeri dongeng. Mungkin inilah kenapa kafe ini dinamai Zeppelin karena menonjolkan unsur balon udara seperti pesawat gembung milik Jerman.


Solo di Hati Suami

Sekembalinya suami dari Solo beberapa bulan lalu, dia terlihat begitu berseri-seri tanda bahwa dia sangat senang. Salah satu alasannya sih karena tulisan untuk bukunya sudah berkembang pesat, walaupun masih menyisakan sedikit bagian yang akhirnya dikerjakan di Jakarta. Tapi ada hal lebih besar yang membuat dia sampai terlalu senang seperti itu. Dia sangat terpesona dengan kota Solo! Sampai-sampai dia mengajak saya untuk menghabiskan masa tua di sana kelak, huaah. Saat itu saya benar-benar penasaran. Ada apa ini? Kenapa dia sampai sebegitu terpesonanya dengan kota Solo?


Sebuah Sudut Pandang: About Kota Solo

Hanya dengan Bengawannya saja bisa menginspirasi seorang gesang untuk menjadikannya sebuah lagu yang melegenda sampai ke Jepang, belum lagi yang lainnya. Apa lagi yang ada di Solo? Sebenarnya ada apa sih di daerah yang namanya Solo?


Kesan Tentang Solo - Sebuah perjalanan...

Halo selamat pagi, siang, sore, malam :) Exciting!!! Saya akan cerita pengalaman saya berkunjung dan jalan-jalan di Solo. Jangan dilewatkan begitu saja :D Kali ini saya akan posting kesan-kesan saya saat melakukan travelling selama 2 hari ke Kota Solo, sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah yg juga dikenal sebagai Salakarta dan juga Sala. Kalau saya pribadi agak sedikit bingung akan asal-usul dan nama resmi dari ketiga nama ini, Salakarta, Sala dan Solo, tapi saya yakin semua pikiran akan tertuju pada suatu daerah, suatu kota di Indonesia. Baiklah kita panggil saja Kota Solo :)


S(O)LOW MOTION

Jika ditanya tentang Kota Solo, yang sedang ramai dibicarakan publik saat ini mungkin adalah tentang Jokowi, mantan orang nomor satu di Kota Solo yang hijrah ke Jakarta untuk membenahi ibukota Negara. Padahal sebenarnya citra Kota Solo tak melulu hanya soal jokowi semata. Terlepas dari Pamor sosok Jokowi, Solo sebenarnya memiliki segudang kekhasan yang tersohor tak hanya berskala nasional, bahkan hingga kancah internasonal. Kota yang masuk dalam 77 kota terindah di dunia sejak sebulan lalu ini memiliki potensi wisata yang tak kalah istimewanya jika dibandingkan dengan kota-kota indah lainnya di dunia, mulai dari wisata religi, wisata seni dan bidaya , wisata kuliner, wisata alam dan bentuk wisata lainnya


Kota Solo

Solo, sebutan nama lain dari kota Surakarta yang ada di daerah Jawa Tengah. Tidak begitu banyak pengetahuan saya mengenal kota tersebut karena saya berasal dari kota kembang (Bandung). Namun demikian, saya sedikit mengenal solo bermula ketika saya kuliah dan memiliki teman yang berasal asli dari kota Solo tersebut yang bernama Suratman (sapaan akrab Mas Suratman). Dia memiliki sikap yang baik, ramah, tegas dan juga disiplin.


Kesan Tentang Solo

Melangkah jauh meninggalkan kota kelahiran. Melepas seragam dengan kegembiraan. Akhirnya ,masa ini datang juga,dimana aku mencoba untuk memulai sendiri dengan pilihanku. Sebuah pilihan yang akan aku jalani beberapa tahun di kota ini. Rasa haru mengantar kepergianku meninggalkan pelabuhan jiwa,harapan dan doa terpancar nyata di binar mata ibuku. Rasanya,waktu ingin ku hentikan,tapi rasa bahagia yang menyelimuti diriku menolak. Ini sebuah tantangan di kota orang yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya,dan ini yang akan aku jalani pahit getir atau manis pengalamanku.


Yuk! Akhir Pekan Bersama Batik-batik Keren di Jalanan

Memori 25 September 2012. Mengenang solo berarti juga mengenang kota batik. Kota yang kaya kan keragamn batik ini juga mendukung perkembangan batiknya. Bagi anda traveler Solo yang tidak berlibur keluar kota, jangan khawatir. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solo menggelar adanya Solo Batik Karnival.


Aneka Kuliner dan Wisata di Kota Solo

Berikut ini adalah aneka tempat rekreasi dan aneka kuliner yang khas yang berada di Solo yang saya ketahui.


Kuatnya Magnet Kota Solo

Solo, nama kota yang begitu sering aku baca ditiap harinya. Selama perjalanan ke tempat kerja, begitu banyak tempat makan yang bertuliskan ‘Mie Ayam Solo’ dan ‘Bakso Solo’. Kedua macam makanan tersebut hampir menghiasi setiap kota, dan juga masuk dalam daftar makanan favoritku. Aku jadi penasaran dan ingin segera menginjakkan kaki di kota Solo.


Kota Pengukir Senyum

Tidak akan ada ujungnya jika kita membicarakan tentang Solo. Kota ini mempunyai 1000 topik menarik yang siap dikupas bagi siapa saja yang pernah menginjakkan kaki nya, di kota yang masuk dalam nominasi jaringan kota kreatif dunia ini. Siapa yang tak kenal dengan kota yang penuh dengan kerumunan manusia yang begituramah ini?


Seketika Solo Berubah Menjadi Lautan Batik

‘Solo Kota Budaya’ , kini bukan sekedar wacana, namun sudah terpampang nyata . Event budaya mulai menjarah keseluruh sudut kota, ikon-ikon budaya dibangkitkan dari tidur panjang dan diperkenalkan kepada penghuninya. Di Solo ada berbagai macam event yang digelar setiap tahunnya, antara lain Solo Batik Carnival, SIPA (Solo International Performing Arts), KREASSO (Kreasi Anak Sekolah Solo), Solo Creative Expo dan lain-lain. Event-event tersebut tidak hanya menyemarakan kota agar semakin hidup namun juga ikut melestarikan budaya dari Solo itu sendiri. Dari event-event tersebut, event yang paling menarik adalah Solo Batik Carnaval.


Kesan Pertama di TBJT

Sekilas berbagi cerita dan pengalaman tentang kelarifan budaya jawa di Solo. Semoga dapat memperkaya inspirasi dan pengetahuan teman-teman sekalian tentang masyarakat di kota Solo. Acara ini kebetulan aku kunjungi ketika melihat pamflet yang terpasang di depan pagar Taman Budaya Jawa Tengah di Surakarta. Sebelumnya, ketertarikanku untuk mendatangi pementasan ini adalah mencari objek-objek yang akan aku abadikan dengan kamera yang kebetulan sedang kupinjam saat itu. Akan tetapi, sesaat setelah menyaksikannya, ada perasaaan menarik yang membuatku menjadi terbangun untuk mengenali kesenian budaya jawa Solo yang lainnya.


Menemani Adik Ke Solo

Selamat pagi semuanya, namaku Yaya, mau bercerita pada saat aku menemani Adikku ketika mengikuti Festival Temu Dalang Bocah Nusantara #5 yang di adakan di Solo. Temu Dalang Bocah Nusantara merupakan ajang silaturahmi para dalang bocah se-Nusantara, dan tahun ini ada 125 peserta dari 24 kota yang akan menampilkan pertunjukan wayang kulit secara bergiliran dari tanggal 25 Juni – 2 Juli 2013. Adikku yang bernama Danang Lawu Sulistiyono, menjadi salah satu perwakilan dari kota Semarang beserta kedua temannya, Foe Jose Amadeus Krisna dan Adhimas Wahyutama. Oke kita mulai aja ya?


Solo - The Spirit of Java

Solo.. atau bisa juga kita panggil Kota Surakarta. Siapa yang tak tahu kota ini. Kota asal dari Gubernur D.K.I Jakarta -Pak Jokowi- ini terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kota yang sarat akan budaya dan sejarahnya ini memiliki banyak destinasi wisata yang patut untuk digali. Meski tidak tinggal di Solo tapi di Solo saya meninggalkan banyak sekali kenangan. Liburan 2 hari satu malam terlalu singkat untuk mengenal lebih dalam tentang seluk beluk kota Solo.


Beberapa Hal Tentang Solo

Dalam bahasa Indonesia, Solo itu artinya sendiri. Itu yang akrab di telinga kita. Biasanya istilah ini dipakai di dunia tarik suara. Mungkin kalian juga sudah akrab dengan istilah Solo karir, kan? Ya, selain penyanyi yang bersolo karir sedang tren akhir-akhir ini. Remaja sekarang juga sedang tren pacaran solo karir. Ehem, jomblo.


Hampir Malam di Solo

Siapa yang rela kehilangan moment sore hari. Senja telah menyentuh hati manusia dan membuat semacam ruang sendiri di sana. Menikmati senja adalah keindahan, kenyamanan, dan sukacita. Apalagi ketika melewati senja dengan orang yang kita sayangi, ditambah lagi suasana yang romantis, sambil wedhangan, bersendau gurau.


Kunjungan Rohani ke Solo

Mengunjungi Solo selalu menjadi seperti wisata rohani bagi saya karena dalam dua kali kunjungan saya ke Solo, selalu berhubungan dengan agama Khonghucu. Yang pertama, ketika mengikuti lomba khotbah dan yang kedua dalam rangka mengikuti workshop pendidikan agama. Bagi saya, Solo bukan hanya sekedar kota indah dengan berbagai tempat wisata maupun makanan yang terjangkau harganya namun sebagai salah satu Umat Khonghucu di Indonesia, saya pribadi menjuluki Solo sebagai Tanah Suci bagi Umat Khonghucu. Alasannya cukup sederhana yaitu, karena rohaniwan paling senior dalam Agama Khonghucu yang bernama Xs. Tjhie Tjay Ing bermukim di Solo.


Dari Punggung Werkudara

Dalam ingatan saya, bus tingkat hanya terbayang samar dalam pikiran. Entah, dulu pernah menemu, melihat atau merasakan bus tingkat hingga usia saya yang 30-an tahun ini. Bus tingkat dalam bayangan saya kendaraan trasportasi yang gagah dengan ketinggian kendaraan yang tak biasa, membelah jalanan, orang-orang minggir, takjub, dan tentu sensasi berada di atas akan lain. Tentu berbeda dengan kendaraan yang lain. Hanya saja membayangkan ketika itu terlintas bagaimana untuk naik ke atasnya.


Solo Batik Carnival (SBC)

Kalo aku ditanya event apa yang paling menarik di Solo, maka akan kujawab dengan cepat:” Solo Batik Carnival”. Yang menarik dari Solo Batik Carnival adalah kostum yang dipakai oleh peserta karnival dan pesertanya yang menawan karena melibatkan juga Puteri Indonesia. Event ini diselenggarakan oleh Solo Center Point Foundation dan Pemerintah Kota Surakarta.


Solo, So Long…

hari ini dengan spesial, si kojek akan mengantarkan semua untuk blusukan mengelilingi wisata-wisata yang terdapat di kota solo. Nah agar kalian tidak lelah, si kojek juga akan mengajak kalian untuk menaiki Bus tingkat Werkudara khas solo. Jadi, , para penumpang harap siap.. dimohon untuk duduk senyaman mungkin, dan yang duduk ditingkat dua dimohon untuk tidak melompat dari bus saat bus sedang melaju..


Setangkai Mawar

Judulnya ku namai dengan setangkai mawar, kau tau kenapa? Ada keistimewaan bila kau melihatnya, trus apa hubungannya dengan solo? Tenang saja kau akan mengerti nanti, tapi ini rahasia kita, kau tak boleh memberitahu yang lain. Hanya untuk kita. You and me!!


Solo: Saksi Keharmonisan Pemuda Indonesia-Malaysia

Solo, kata yang enak didengar dan dilafalkan. Sesuai dengan namanya, kota ini pun sangat menarik untuk dikunjungi. Berbagai jenis wisata tersedia di dalam dan di sekitar kota ini. Baik wisata edukasi, budaya, sejarah, alam, bahkan event nasional maupun internasional seringkali diselenggarakan di kota ini. Oleh karena itulah Solo menjadi lokasi yang pas untuk dijadikan tempat pertemuan serta pelancongan.


Wisata Pura Mangkunegaran

Ini adalah pertama kali aku memasuki kawasan Pura Mangkunegaran. Demi memenuhi absen di salah satu Mata kuliah di jurusanku, yaappss.. Mata Kuliah Pariwisata. Kita, satu kelas, diwajibkan untuk berkunjung ke Pura Mangkunegaran untuk mengetahui lebih lanjut tentang salah satu keraton yang ada di Solo ini. Disini, aku ingin menceritakan sedikit tentang bangunan yang ada di Keraton Mangkunegaran.


Diorama Kota Bengawan: Di Antara Bianglala dan Nirwana Pura-Pura

Rasa-rasanya, tak perlu saya menjelaskan mengenai makna tersirat dari puisi di atas. Secara gamblang, Thukul berbagi keluh tentang wajah kota kelahirannya yang kini telah berganti rupa. Baginya, bahagia kini tak bisa ditebus dengan cara-cara sederhana. Sebermula dari sudut kota yang menjadi tempatnya berbagi tawa bersama teman sekampung, berganti menjadi tempat mewah; di mana tawa semringah berbanding lurus dengan banyaknya gelontoran rupiah. Kegamangan seperti inilah, yang mungkin saya rasakan dalam beberapa tahun terakhir.


Wisata Budaya Kota Solo

Kota Solo atau Surakarta adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kota Solo berbatasan langsung dengan kabupaten Karanganyar, Boyolali, dan Sukoharjo. Meskipun ukurannya lebih kecil jika dibandingkan kota-kota disekitarnya, kota Solo menyimpan banyak sekali kekayaan didalamnya. Salah satunya adalah warisan budaya yang tetap dijaga sejak dulu kala. Misalnya, batik adalah salah satu warisan kota Solo yang tetap dilestarikan dari waktu ke waktu hingga sekarang ini. Namun, bukan itu saja. Masih ada banyak sekali budaya kota Solo yang masih terjaga hingga sekarang, bahkan menjadi daya tarik bagi para wisatawan.


SOC

Pa dan Ma asli Solo. Pa dari Karanganyar, Ma dari Kartasura. Mereka bertemu di Jogja karena sama-sama kuliah di sana. Aku kadang heran kenapa kebetulannya bisa ‘cantik’ gitu. Karena mBah tinggal di Solo juga, jadi setiap lebaran dan liburan semester pasti ke sana—uniknya, aku, Pa, Ma, dan Lil, adikku, rumah mBah Kartasura (orang tua-nya Ma) dijadikan ‘hotel’, terus besoknya kami berkunjung ke rumah mBah Karanganyar (orang tua-nya Pa). Selama setahun, aku bisa mengunjungi Solo lebih dari tiga kali,


Solo Aku, Solo Kamu

Sang Mentari mulai menampakkan silaunya. Dedaunan masih merembes basah oleh embun. Angin berhembus menerbangkan dedanuan yang mulai tua. Mega langit yang sebelumnya tampak keruh kini mulai menampakkan keelokannya. Suara-suara kicauan burung beradu memanjakan kedua daun telingaku. Terdengar dari kejauhan sayup-sayup suara laju gerbong kereta api dan bel kendaraan bergema.


Melepas Penat Di Kota Kebudayaan yang Nyaman, Berkesan, dan Dirindukan

Petikan lagu “Stasiun Balapan” yang disenandungkan oleh Didi Kempot mengingatkan kita mengenai satu kota yang terkenal dengan kebudayaannya yang masih kental, tak lekang dimakan sang waktu. Ya, apalagi jika bukan Solo.


Solo Poenya Gawe

Kalian semua tahu kota SOLO kan yaa?! Yaaappp,, salah satu kota di Jawa Tengah. Solo bisa di bilang kota yang penuh dengan acara/ event yang sangat menarik untuk di saksikan bagi kalian yang suka liburan sekaligus menambah wawasan.


Surga Bermain Di Festival Dolanan Bocah

Dolanan bocah atau permainan anak tradisional merupakan warisan leluhur yang kaya akan makna dan manfaat. Dalam Kamus Bausastra Jawa-Indonesia Prawiroatmodjo, kata dolanan berasal dari kata ‘dolan’ yang artinya bermain-main. Pada zaman dahulu, permaninan anak diajarkan oleh orang tuanya melalui tradisi lisan yang juga disertai dengan tindakan.


Event Solo Mengangkat Budaya

Event atau acara yang diselenggarakan masyarakat Solo secara keseluruhan hampir tidak lepas dari kebudayaannya. Solo mempunyai masayarakat yang sangat mencintai kebudayaan. Rasa cinta itu dapat membawa pengaruh positif terhadap jiwa kota Solo maupun masyarakat itu sendiri. Segala sesuatu yang berhubungan dengan kebudayaan dapat terus dipertahankan bahkan dapat dikembangkan sehingga tetap ada dalam kehidupan bermasyarakat, lalu dilestarikan dan pada akhirnya anak cucu kita dapat tetap mengetahui seperti apa kebudayaan masyarakat Solo itu sesungguhnya.


Solo: Petualangan Jurug

Mendengar kebun binatang, banyak yang lansung menuju ke Gembira Loka atau kebun binatang yang lainnya. Eitzzz… jangan salah. Jika kalian tinggal di Solo atau pergi ke Solo, kalian akan menemukan kebun binatang di dekat pinggir sungai Bengawan Solo. Kebun binatang di Solo ini juga tak kalah menariknya dibandingkan dengan kebun binatang yang lainnya. Lokasi yang strategis menjadikan tempat yang cocok untuk berkreasi bersama keluarga atau berpetualang disana.


SOLO Unik Bahasa dan Aksara

Mendengar kota Solo, pikiran saya langsung tertuju pada bahasa. Bagaimana bisa? Teringat belasan tahun yang lalu saya ditegur oleh guru SMP Negeri di Solo, ketika saya memanggil beliau “Kowe”. Saya berfikir saya tidak salah, karena kata “kowe” itu juga termasuk bahasa Jawa yang artinya “kamu”. Karena takut ditegur lagi, saya mengganti kata “kowe” dengan menggunakan kata “panjenengan” ketika mengobrol dengan teman – teman sebaya. Sayapun ditegur lagi. Haduuhh. Saya bingung harus memanggil apa :( . Sangat memalukan.


Jarang Ditemukan Di Google

Terpaksa. Iya, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan saya, saat pertama kali menginjakkan kaki di kota ini, empat tahun yang lalu. Jujur, tidak pernah terbayang sebelumnya bahwa saya akan menghabiskan masa muda di kota ini. Solo, sebuah kota yang terletak tidak jauh Jogja. Ah, iya, Jogja, kota impian saya. Memang, sejak SMA saya ingin sekali kuliah di kota gudeg, tapi nasib berkata lain. Dan, pada akhirnya saya terdampar di sini menjadi mahasiswa UNS.


Satu Kata di Bawah Satu Langit, Solo!

Yap, that’s so true lah. Satu kata di bawah satu langit ya apalagi kalo bukan Solo. Gimana enggak bangga to sama kota ini. Surakarta atau as known as Solo masuk sebagai salah satu kandidat New 7 Wonder Cities. Yuk mari yuk mari vote biar bisa masuk sebagai salah satu dari 7 New Seven Wonder Cities. Oke itu dulu sih yang jadi prolog kali ini, sekalian promosi dan ngenalin kota yang selalu dikangeni oleh para penghuninya kalau lagi ke luar kota. Yaptul!


Solo, Kawasan Wisata Komplit!

Berbicara tentang Solo, kota tempat saya dilahirkan dan dibesarkan dari kecil hingga saya berusia 21 sekarang ini, mulai dari TK hingga saat ini menjalani kuliah di kota tersebut, membuat saya sangat mengenal Solo dengan berbagai perkembangannya. Dalam hal ini saya akan mengajak anda semua pembaca artikel dan semua masyarakat yang ingin menyalurkan waktu berliburnya, tentunya untuk mencoba nuansa-nuansa yang disuguhkan oleh Kota Solo. Sebagai kota tujuan wisata, Solo, di dalamnya terdapat magnet-magnet yang dapat menarik wisatawan lokal maupun turis mancanegara untuk mencoba mampir ke Kota Solo.


Blusukan Ke Balai (Agung) Wayang

Kesukaan saya akan sejarah dan keunikan-keunikan Kota Solo membuat saya selalu penasaran dengan tempat-tempat yang belum terjamah dan belum diketahui banyak orang. Hobi blusukan siang itu nampaknya tersalurkan, ketika seorang rekan mengajak saya untuk mengunjungi sebuah makam kuno ditengah pusat perbelanjaan batik di Kota Solo. Ya, makam itu tak lain dan tak bukan adalah makam Raden Pabelan yang terletak begitu sepi dan terpencil dari keramaian mall tekstil Solo itu.


Aku Cinta Kamu (kota Solo)

Solo adalah salah satu kota yang terkenal dengan keramahan dan kelembutannya. Kota Solo sering saya kunjungi mengingat saya menempuh pendidikan di kota yang berslogan “the Spirit of Java” ini. Begitu terkesannya saya kala itu mengetahui bahwa Kota Solo mempunyai satu universitas negeri yaitu Univeritas Sebelas Maret, dan berharap saya bisa belajar di universitas ini. Bersyukurlah akhirnya saya diterima dan Kota Solo menjadi saksinya.


Kesan Solo versi Orang Katrok

Saya Rikhi, seorang yang lahir di kota yang menakjubkan di Jawa Tengah, tidak hanya itu, hingga perguruan tinggi pun saya tidak berpindah dari kota itu. Ya kota yang menakjubkan dengan penuh kenikmatan, Solo.


Perkenalan Pertama Selalu Penuh Makna

Demikian reff dari sebuah lagu yang diciptakan oleh alumni kampus saya, ATMI Surakarta. Pertama saya dengar lagu ini, saya langsung ketagihan dengan lagu ini, langsung saya cari lagunya di web. Dan tiap kali saya denger lagu ini, bulu kuduk saya langsung merinding. Kenapa? Karena semua liriknya dari awal sampai akhir emang bener-bener menggambarkan kehidupan para mahasiswa yang belajar di Solo menurut saya, termasuk saya sendiri juga merasakan hal yang sama.


Merekam Jejak Di Kota Budaya Penuh Nuansa, Solo

Lirik diatas merupakan kutipan lagu Tradisional Bengawan Solo, lagu khas yang cocok untuk mengiringi langkah demi langkah anda menikmati suasana Kota Solo. Kota Solo lahir 268 tahun yang lalu tepatnya 17 Februari 1745, beberapa tahun terakhir ini setiap memperingati Hari Ulang Tahun nya Kota Solo rajin mengadakan pawai karnaval menampilkan berbagai keragaman budaya dan menampilkan karakter-karakter wayang yang juga untuk melestarikan wayang sebagai warisan budaya yang diakui UNESCO.


Ledre Intip, Di Balik Cerita Kreatifitas Dan Perjuangan Seorang Ibu

Memasuki kawasan Kampung Batik Laweyan, kita akan disuguhi bangunan-bangunan yang sangat kental dengan kesan vintage. Suasana yang kental dengan tradisi akan membawa kita seakan kembali ke masa lampau, yaitu di masa kejayaan kampung tersebut. Laweyan yang selama ini kita kenal dengan kemashyuran produksi batiknya, ternyata juga menyimpan kuliner yang lezat dan menggugah selera.


Dari Werkudoro Lihat Solo

Setahun sudah berjalan dimasa perantauan gue di Solo. Tidak menyangka ternyata gue sendiri bisa bertahan sejauh ini. Ahahaha. Padahal awal-awal gue cukup pesimis apakah bisa bertahan dan pengen nyoba SNMPT lagi. Tapi apa daya, ternyata rasa males gue untuk belajar lagi lebih besar dibandingkan rasa gak betah gue hahaha.


Solo, kota yang tak pernah tidur

Sudah pernah mendengar istilah “kota yang tak pernah tidur”. Ya, itulah sebutan lain untuk Kota Solo.mengapa bisa disebut dengan kota yang tak pernah tidur? karena selalu saja ada aktifitas yang terjadi mulai dari pagi, siang, sore, malam, hingga pagi lagi.


Wisata Kota Solo

Bagi masyarakat Indonesia, siapa sih yang tidak mengenali kota Solo atau kota Surakarta?, kota yang memiliki slogan “the spirit of java”. Tentu semuanya sangat mengenali dengan slogan ini. Slogan ini merupakan ungkapan untuk kota Solo yang merupakan pusat kebudayaan jawa. Kekentalan budaya jawa di kota Solo menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi kota ini, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.


Asyiknya Berwisata Kuliner Di Kota Solo

Jika mendengar Solo, pasti ada kaitannya dengan “Jokowi” memang sih dahulu Jokowi menjabat Gubernur Solo ke 17 dan sekarang jadi Gubernur DKI . Kembali Ke Solo, Solo banyak mempunyai potensi yang dikembangkan yakni pariwisata. Ingat gak ya lagu Bengawan Solo yang di nyanyikan oleh Gesang ,Sampai sekarang lagunya masih tetap abadi seperti namanya Bengawan Solo. Jalan jalan ke Solo bakal cespleng , bila menikmati indahnya Kota Solo di Sungai Bengawan Solo, jangan lupa memesan menu masakan tengkleng,


More than Just a City

SOLO, mendengar kata itu mungkin yang ada di benak kita adalah…..


Kesan Tentang SOLO

Pernah dengar ‘Spirit of Java’? Spirit of Java adalah slogan dari kota Solo. Mengapa? Saat kita berkunjung ke kota Solo, kita akan melihat langsung makna dari slogan tersebut. Semangat orang-orang Solo yang benar-benar akan terlihat jika kita datang sendiri ke Solo apalagi sewaktu berjalan – jalan ke Solo City Walk.


Solo, Kota Seni dan Budaya yang Ngangeni

Siapa yang belum tahu Solo? Solo yang terkenal dengan batiknya itu, atau dengan Keraton Surakarta-nya, atau dengan bapak Jokowi yang akhir-akhir ini semakin populer? Pasti sudah banyak yang tahu, ya, tentang kota Solo atau Surakarta yang terletak di Jawa Tengah ini.


Solo Traveling atau Traveling ke Solo? Dua-duanya Bisa!

Hai, Traveler yang budiman :) Menurut kalian, kota mana sih yang paling berkesan dari segi wisata, sejarah, kuliner dan memiliki kenangan tersendiri? Pasti rata-rata menjawab Yogyakarta dan Bandung! Iya, Yogyakarta dan Bandung memang paling unggul dalam segi wisata, sejarah dan kuliner. Terlebih lagi kedua kota tersebut memiliki kesan romantis sehingga pastinya memiliki kenangan tersendiri bagi teman-teman traveler. Yogyakarta dan Bandung lebih asik bila dijelajahi bersama pasangan, bukan? Kalau Solo traveling cocoknya kemana, yah?


T-K-S: Kuliner Langka Jokteng Kraton

Terlahir dan berkesempatan hidup di Solo merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi saya. Bangga, sebab Kota Jawa bernama Solo ini sudah begitu akrab dikenal di seluruh Indonesia, bahkan dunia. Menjadi “Wong Solo” membuatku begitu dekat dan mengenal kota ini. Hampir semua tempat di Kota Solo menarik untuk dikunjungi, bahkan gang-gang sempit dalam kampung yang jarang dijamah orang pun begitu eksotis untuk dinikmati.


Solo, the “Spirit of Java”

Berbicara tentang kota Solo bagi Anda yang sesekali atau bahkan belum pernah mengadakan perjalanan ke kota satu ini, rasanya Anda harus segera menyusun rencana kegiatan perjalanan untuk sekedar menilik keindahan kota ini. Walaupun saya pikir secara letak geografis tidak mendukungnya menjadi objek wisata namun banyak hal yang tidak Anda ketahui yang perlu anda ketahui dan mungkin akan sedikit menarik minat Anda mengunjungi kota budaya ini.


Solo, riwayatmu kini

Solo. Bagi pecinta jalan-jalan dan pebisnis, mungkin kota budaya sekelas Solo sudah tidak asing lagi di telinga. Kota yang merombak habis tatanannya pada masa kepemimpinan Jokowi ini semakin cantik dan mengokohkan dirinya sebagai kota budaya berbasis modern. Tak salah memang jika kota ini menganggap dirinya sebagai Spirit Of Java. Mengingat budaya yang masih terasa kental dapat berbaur dengan modernisasi dan pembangunan yang berbau multikulturalisme.


Wayang Orang Sebagai Salah Satu Warisan Budaya Kota Solo

Wayang menurut bahasa memiliki arti “bayangan”. Sedangkan menurut perspektif filosofi, dapat diartikan sebagai bayangan atau cerminan seluruh sifat-sifat yang ada dalam diri manusia, seperti sifat dur angkara murka, dan segala macam sifat kebaikan (positif). Wayang digunakan sebagai instrumen untuk memperagakan suatu cerita kehidupan manusia di jagad raya, serta gambaran khayangan, atau alam gaib. Wayang dimainkan oleh seorang dalang yang dibantu oleh tim yang terdiri penyumping atau asisten dalang, niyaga atau orang-orang penabuh gamelan dan beberapa waranggana sebagai pelantun tembang. Dalang menjalankan fungsi sentral sebagai sutradara sekaligus pelaku utama jalannya pagelaran secara keseluruhan.


Solo Sahabat Bagi Pesepeda

Bagi kalian yang berstatus sama seperti saya yaitu mahasiswa/mahasiswi rantau yang diharuskan untuk berdikari/independen, ditambah dengan ketiadaan moda transportasi seperti motor atau mobil pribadi. Maka, saya sarankan kalian semua untuk bersepeda di kota yang ramah dengan pesepeda ini. Solo, merupakan kota yang menurut saya cukup aman bagi pesepeda baik jarak jauh maupun jarak dekat. Meskipun jalan-jalan di kota Solo yang merupakan jalur utama Yogya-Solo-Surabaya sangat medeni karena seringkali bis, truk dan kendaraan besar lainnya menghantui para pengendara sepeda.


O―Taman Sriwedari: Pelataran Surga yang Terbengkalai

Sriwedari, tetaman surga. Tempat yang saya bayangkan ketika disebutkan nama Sriwedari adalah sebuah taman yang hangat dengan hijauan rumput menghiasi merah tanahnya. Bunga-bunga bermekaran sembari sesekali siulan burung-burung gereja memanjakan telinga. Ya, begitulah logika terbatas saya bila disuruh menggambarkan seperti apa taman surga. Oleh karena itu, saya merasa sangat antusias saat kelompok penulisan omnibook saya (yang dibentuk dari pelatihan sebuah penerbit) sepakat untuk menuliskan cerita dengan tema besar taman kota. Pilihan saya awalnya jatuh pada Taman Sriwedari yang berada di Solo.


Weekend di Kota Solo

Waktu itu bulan Oktober 2013, ada sebuah event tentang ujian HSK ( ujian seperti TOEFL namun ini untuk sastra mandarin) dan kebetulan event tersebut di selanggarakan di salah satu SMA swasta di Kota Solo. Bukan berarti ku pandai dalam hal bahasa mandarin, namun ini karena ku hanya sekedar nganter Mega untuk menjalani test tersebut. Secara ku pernah tinggal beberapa bulan di Kota Solo dan sering main pula di kota ini. Test dilakukan hari minggu, jadi kami melakukan perjalanan dari Kota Semarang pada hari sabtu, dengan maksud agar bisa sekedar keliling Kota Solo.


Monggo.. Selamat datang di Kota Solo

Halo Surakarta.. Tahun ini saya kerap sekali berkunjung ke kota Solo nama lain kota Surakarta, meski secara subyektif saya suka memanggil kota ini dengan nama terakhir. lebih bernuansa sejarah menurut pendapat awam saya. Tetapi lafal Solo juga mudah diucapkan, barangkali ini sebabnya seluruh maskapai penerbangan yang membuka rute penerbangan ke kota ini, memilih menggunakan nama Solo.


Solo, Kota Inspiratif yang Penuh Pesona

Solo, saya sangat terkesan dengan kota ini. Kota kecil yang terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu selalu mengalirkan energi inspirasi.


Kenangan Indah Tinggal Di Solo

Menulis tentang kesan mengenai Kota Solo menguak kerinduan saya saat tinggal di sana. Begitu banyak kenangan indah. Semua terekam dalam album foto yang sudah mulai rusak karena sering bolak-balik dilihat. Menceritakannya tidak akan cukup dalam satu tulisan ini. Beberapa foto saya pilih untuk mewakili rangkuman kenangan indah selama kami tinggal di Solo.


Kangen Solo

Beberapa hari lalu aku nemu tautan tentang Kompetisi Tulisan Tentang Solo. Dan swiiiiing…. tiba-tiba ada rasa hangat menyapa dihati aiiiissssh. Apa kesanku tentang Solo ? Tapi sebelumnya lebih baik diperjelas dulu sih, dimana posisi-ku saat ini… orang Solo kah ? pengunjung Solo kah ? atau mantan orang Solo ? dan jawaban terakhir mungkin adalah jawaban yang paling tepat. Sudah lebih dari 25 tahun aku melepaskan status warga Solo. Jadi kalau saat ini aku ditanya apa kesanku tentang Solo, kalimat yang bersliweran di kepalaku adalah kenangan, masa muda, sahabat lama,


Solo, Di Antara Etika dan Eksotika

Siapa sih yang tak kenal dengan lagu “Bengawan Solo” ? Lagu yang diciptakan oleh Eyang Gesang itu sangat fenomenal dan melegenda. Bagi saya, Solo adalah kota tinggal kedua setelah Jakarta,mengapa ? Saya memang lahir dan besar di Jakarta, tapi Bapak saya wong Solo tepatnya Sragen. Selain Bapak, suami saya juga wong Solo, beliau lahir di Karanganyar. Jika saya ke Solo bukan sekedar berlibur atau apa, tapi saya memang kerasan di Solo. Pokoknya kalau sudah di Solo saya sering lupa pulang kembali ke Jakarta.


Momen Berkesan Tentang Solo

Satu kesan yang tak mungkin terlupakan dan berharga bagiku tentang kota Solo adalah pengalamanku sewaktu masih SD, kira-kira sudah lebih dari 10 tahun yang lalu. Memori inilah yang menjadi first impression sekaligus mengesankan tentang kota yang unik ini. Masih berbekas dalam ingatanku tentang kota Solo, ada 3 babak yang ingin kuceritakan tentang pengalamanku dikota ini. Pertama, waktu itu aku masih kecil, dan dua lainnya setelah aku beranjak dewasa. Seperti apa kesan-kesanku tentang kota Solo yang terekam sejak saat itu hingga kini?


tentang MIMPI (part 3)

Kita sampai di Bandara Internasional Adi Soemarmo pukul 09.50. Cuacanya gak sepanas di Jogja tapi tetep aja panas, dan cuaca aga mendung. Di bandara Adi Soemarmo kita nungguin lama 45menit menanti kedatangan jemputan. Dan pada akhirnya mobil itu datang juga. Dari bandara ga bisa langsung istirahat tapi kita survey dulu ke tempat outbond namanya “taman balekambang”. Solo aja punya taman yang luas dan nyaman sampai ayam kalkun sama rusa ga dikandang-in dibebaskan di dalam taman ini. Ah Bandung kapan punya taman yang luas?


Solo Untuk Sahabat

Ketika sahabat saya menyatakan diri keinginannya untuk berkunjung ke kota Solo, perasaan gembira, bahkan cenderung euforia melanda saya (yah harus saya akui kalau saya termasuk dalam golongan orang-orang lebay :p). Gembira dan juga euforia karena persahabatan kami yang telah berjalan lama, dan juga ini merupakan kunjungan pertama dia ke kota Solo.


Kota Solo,kota Dinamis Dan Kota Budaya

Kota Solo atau Surakarta adalah sebuah kota kecil yang diapit oleh Kabupaten Karang anyar,Sukoharjo dan Boyolali.meskipun begitu,Kota Solo menjadi Kota yang Dinamis selalu memberikan dampak yang amat besar terhadap Provinsi Jawa Tengah serta menjadi kawasan terpadu anatara Solo dengan daerah disekitarnya.


Solo Memang Jebret

“Liburan kali ini harus ke Solo!” Solo semakin menggoda saya karena satu nama ini, Jokowi. Benar saja, ketika saya mbecak dari Njebres ke Mbalapan, pengayuh becak setengah baya itu fasih bertutur dengan runut runtut. Bukan hanya tentang jalanan yang halus, suasana yang tenang, tapi juga tentang semua tetilas walikota yang kini jadi Gubernur Jakarta.


tentang MIMPI (part 1)

2 bulan yang lalu aku mengikuti sebuah tes seleksi beasiswa sampai tingkat akhir beserta tunjangan pelatihan. Kamu tahu apa rasanya? iya aku sangat beruntung menjadi nominasi peserta yang lolos ke seleksi tahap wawancara. Kalau dipikir? hah? aku cewe biasa yg nilai akademiknya kecukupan nekat mimpi buat lolos beasiswa bernama “bisma”.


SOLO SOLO SOLO

yeah, akhirnya kesan-kesanku tentang Kota ini, yang telah terpendam lama di dalam sini, bisa tumpah ruah di tulisan ini. aku mengenal Kota ini sejak pertama dunia meneriakan kata selamat datang padaku, dan inilah kesan dariku untuk Kota ini, yang pertama, BST singkatan dari Batik Solo Trans. Naik BST aku tak akan kepanasan menyusuri jalanan Kotaku yang semakin gila panasnya! Bayangkan aja, masa’ sholat jumat di Masjid Tegalsari aja bikin banjir keringat, bah.. puanasee poll!!


Solo~Friendzone

Berawal dari matakuliah yang membosankan percakapan ini terjadi. “Hahaha. .. serius?? jadi kamu beneran nggak ngerti daerah-daerah solo?” Tanya wanita yang suka banget sama yang namanya Travelling. Diita. “Iya gitu deh, jarang keluar-keluar juga sih.” “Sumpah, aneh banget. Pertama, kamu ini anak solo, lahir juga disolo masak nggak ngerti daerah-daerah solo. Terus hal yang aneh kedua, kamu itu laki-laki, biasanya ya, kalau laki-laki itu suka kluyuran kemana-mana. Wahh.. . perlu dipertanyakan ini.” Intograsi Diita. “Nahh itu diit, akukan ‘Beda’ sama yang lain.”


SOLO BATIK CARNIVAL, Parade Batik dari Solo

Kota Solo kembali menggelar Solo Batik Carnival 2013, dan untuk kali ini tema yang diangkat “earth to earth parade”. acara akan diselenggarakan Sabtu, 29 Juni 2013, dengan start di Solo Center Point, Jalan Slamet Riyadi dan mengambil rute SCP- Jl.Slamet Riyadi- Gladag - Jl.Sudirman - Balaikota Surakarta, serta panggung kehormatan bertempat di jalan Jenderal Sudirman.


Solo, Aku Mencintaimu Seperti Aku Mencintai Kampung Halamanku

Aku mengenal mu melalui sebuah nama. Nama yang sering ku dengar sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dahulu aku hanya dapat membayangkan cerita mereka tentang tenangnya kota itu, santun dan ramah orang-orang yang tinggal disana. Televisi hanyalah sebagai pembenaran atas bayangan ku terhadap kota itu, aku melihat begitu menggeliatnya kebudayaan disana, betapa orang-orang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan dan keramahan. Sampai pada suatu hari aku memutuskan untuk mengemban pendidikan di kota itu. Aku menuju kota tersebut menggunakan kereta api.


Soloraya Creatif Expo 2013

Soloraya Creatif Expo (SCE) 2013 adalah sebuah even tahunan yang baru pertama kali digelar. SCE 2013 diselenggarakan dengan menggunakan 4 venue/tempat, yaitu: 1. Venue Benteng Vastenburg untuk Solo Raya Creatif Expo; 2. Venue Solo Square Mall untuk Oto Creative Expo; 3. Venue Diamond Convention Center untuk Creative Food & Agricultural Expo; 4. Venue Graha Wisata Niaga untuk Creative Printing & Publishing Expo dan Finance Investment Expo.


Rock In Solo, Alunan Simponi Kebisingan dari Solo

ROCK IN SOLO 2013, dihelat pada Sabtu dan Minggu, 2 & 3 November 2013 di Lapangan Kota Barat, Surakarta. Salah satu agenda rutin Kota Solo. Sebanyak 24 band ambil bagian dalam event yang pada tahun ini digelar untuk ketujuh kalinya. Bagi sebagian masyarakat Solo yang kurang mengikuti dinamika urban dan budaya kota ini, perhelatan ROCK IN SOLO mungkin tidak terlalu mereka gubris meski banyak billboard, banner dan poster tentang penyelenggaraan ROCK IN SOLO 2013 sudah tersebar di berbagai penjuru kota berhari-hari sebelum acara diadakan.


Solo City Jazz, alunan musik jazz nya SOLO

Acara yang berdasar penampilan musik Jazz itu diselenggarakan 27-28 September 2013 di Surakarta, Jawa Tengah. Tempat yang diambil adalah benteng Vastenburg, yang terletak di tengah kota Solo. Solo City Jazz kembali diselenggarakan untuk keempat kalinya di Surakarta. Dan yang berbeda pada tahun ini yaitu penonton dan semua musisi akan pakai kostum bermotif batik, karena Batik adalah Ikon dari Indonesia yang harus dilestarikan


KREASO Bazar Seni nya Siswa-siswi SOLO

KREASO (Kreasi Anak Solo) adalah acara tahunan di Solo. Hampir tiap tahun kota Solo mengadakan acara tersebut. Acara KREASO adalah bentuk dari penyaluran kreatifitas siswa se-Solo. KREASO tahun 2013 ini bertempat di Benteng Vasternburg Solo. Benteng yang sempat terlupakan sebagai salah satu warisan budaya yang ada di kota budaya ini,


Mimpi untuk sekolah di Solo

Waktu sesudah UN SMP aku mempunyai rencana untuk melanjutkan ke Solo. Dan pilihanku jatuh pada SMK Farmasi Nasional Surakarta. Sekolah yang beralamat Jln Yos Sudarso 338 Serengan Surakarta 57155. Itu sulit, Masuk saja harus tes akademik, tes kesehatan, tes psiko. Tak terbayangkan sebelumnya bahwa aku di terima. Aku sampai sujud syukur.


Hobi pemicu adrenalin di Solo

Tahun 2010 ketika aku duduk di bangku SMP. Aku diajak oleh Kakakku ke Solo. Dia nyuruhku untuk berpakaian seperti tentara dan sepatu, aku tak tahu kenapa. Aku diajak ke UNS, salah satu universitas yang ada di Solo. Disana aku diajari untuk bermain AIRSOFT. Pada waktu itu main AIRSOFT Cuma ada di Solo.


Pertama Kenalan dengan SOLO

Fajar di hari Minggu memang tidak ada duanya. Setiap hari Minggu aku selalu terbangun jam setengah 5. Usiaku baru 5 tahun pada tahun 2002. Aku tinggal di Kota Wonogiri, kota desa diselatan Solo. Hari itu aku sangat senang karena mamaku akan mengajakku ke tempat yang aku belum pernah datangi sebelumnya, tapi sebelum berangkat aku harus membantu orang tua untuk membersihkan rumah. Jam 10 pun sudah lewat aku sudah bersiap-siap untuk berangkat.


Aku Cinta Solo, Kamu?

Solo, pertama kali yang hanya saya tahu tentang kota ini adalah kota dengan masyarakatnya yang ramah dan lembut. Selebihnya, tidak ada bayangan sama sekali seperti apa kota Solo itu selain masyarakatnya, karena saya belum pernah mengunjungi kota ini. Sekitar dua tahun yang lalu, ada banyak media yang meliput Solo. Mulai dari Solo itu kota budaya hingga berbagai kuliner yang rasanya luar biasa dengan harganya yang sangat miring. Mulai dari berbagai berita yang ada di televisi itu, saya tertarik untuk kuliah di Solo. Sungguh beruntung bisa ditakdirkan untuk menimba ilmu di kota ini.


Surakarta, Kota Budaya, Kota Wisata

Mungkin masyarakat Indonesia sudah tak asing lagi dengan salah satu kotamadya yang ada di Jawa Tengah ini. Ya, Surakarta atau yang biasa orang-orang bilang dengan Solo. Banyak hal menarik yang ada di Kota Batik satu ini. Masyarakartnya, tata kotanya, keseniannya, budayanya, bahkan kulinernya. Beberapa tahun terakhir ini Surakarta menjadi salah satu pusat kebudayaan dan pariwisata. Hal ini pun dimanfaatkan oleh pemerintah kota Surakarta untuk mengembangkan kota Surakarta sebagai pusat pariwisata.


15 tempat menipiskan saku di solo

Hai. Aku Astari. Bukan orang Solo dan tidak tinggal di Solo. Akan tetapi, seringkali menyinggahkan diri di kota itu. Bahkan hampir setiap tahun, aku menghirup udara kota Solo. Mamaku lahir dan besar disana, itu dia alasannya. Kota Solo merupakan kota sejahtera bagiku. Dimana segalanya terasa aman,damai. Mau beli apapun, bisa kita dapatkan di Solo dengan harga yang relatif murah. Dari makanan sampai kain batik. Jalan-jalan besar di Solo jauh dari kata macet seperti Jakarta. Sentra perbelanjaan yang tersebar dimana-mana bahkan menawarkan hal-hal menarik untuk dilihat. Sesuai dengan judul diatas, kali ini aku mau menceritakan tempat-tempat yang sering menipiskan sakuku di Solo


Taman Balekambang

Kalau ada yang ngaku orang Solo tapi belum pernah apalagi nggak tau Balekambang, dia perlu diragukan ke-Solo-annya. Kalau ada orang yang pernah ke Solo tapi belum dan nggak tau Balekambang, ngg…mungkin dia kurang beruntung dan harus ke Solo sekali lagi! Main ke Solo tapi nggak mampir ke Balekambang bagai sayur tanpa garam, ada yang kurang. Incomplete #tsaahh


Pesonamu Terpancar Dari Kebudayaanmu yang Tetap Lestari Hingga Kini

Wow…Itulah kesan pertamaku ketika mengunjungi salah satu bukti sejarah keberadaan Keraton Kasunanan Surakarta yang saat ini dipimpin oleh Sunan Pakubuwono ke 13. Tepatnya pada tanggal 16 November 2013 aku bersama teman – teman kuliah khusus pergi ke keraton untuk mempelajari kebudayaan jawa yang masih terawat dengan baik di sana. Ketika memasuki pintu gerbang keraton kami telah disambut oleh dua orang pengawal keraton. Terasa seperti sedang memasuki sebuah kerajaan, tak kalah bagusnya dengan Kerajaan Romawi bagiku meski akupun belum pernah ke sana…hehe


Wisata Candi Ceto Pas Untuk Petualang Adrenalin

Jawa Tengah dikenal dengan wisata Candi. Sebut saja Candi Prambanan, Candi Borobudur, Candi Sukuh, Candi Ceto, Candi Ratu Boko, belum lagi Dieng yang konon memiliki 1000 candi. Hampir setahun menjadi warga Solo, saya baru mengunjungi Candi Prambanan . Sabtu, 13 April 2013, saya berkesempatan untuk mengunjungi candi tertinggi di pulau jawa, Candi Ceto.


Kehidupan Baru di Kota Solo

Beberapa bulan yang lalu, masih teringat jelas dalam benak pikiranku, masa perjuangan memasuki perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Pada waktu itu, aku masukan kota solo sebagai salah satu tujuan hidupku. Ya, walaupun aku tidak tahu sebelumnya bagaimana kota solo itu, tetapi ada keyakinan dalam diriku bahwa kota Solo bukanlah kota biasa. Jika dibandingkan dengan keinginanku untuk kuliah di kota Bandung (ITB), kota solo lebih mempunyai nilai-nilai intrinsik yang lebih daripada kota lainnya. Satu lagi yang meyakinkanku untuk hidup di Solo…


Hati-hati Kalau Ke Solo

Kota solo selama ini hanya ada di pikiranku, mungkin karena jarak tempuh dari rumahku amat jauh. Jadi hanya bisa mendengar kata “solo” dari beberapa penduduk sekitar rumah yang sedang merantau kesana. Awalnya mendengar kata itu dari tetangga sebelah rumah yang salah satu owner rumah makan wong solo, itu awalnya. Selain itu melihat bus-bus dari aceh yang mencantumkan destinasinya dibagian pojok kanan atas kaca “solo” itu tandanya bus ini melaju hingga kota solo.


Solo, Kota Sejumput Rindu

14 Mei 2012 adalah momentum awal bagiku menjejakkan kaki di kota Pak Jokowi. Malam sudah meninggi kala tiba di kota itu. Aku hanya bisa menikmati temaram lampu jalan yang berpendar di tiap sudut kota, sambil tak hentinya menatap bangunan demi bangunan yang kulewati. Aku hanya bisa terdiam menikmati detak kota Solo ketika malam hari. Agak beda dengan kota asalku, Manado. Ada selusup ketenangan yang menyambutku kala itu.


Jalan-jalan Ke Solo

“Mau lewat jalan pintas atau Kota Solo?” itu adalah pertanyaan yang kerap kali ayahku tanyakan ketika kami sekeluarga akan memasuki kota Solo sebagai rute perjalanan menuju kampungku di Ngawi, Jawa Timur. Dengan hati suka cita, aku berteriak sebisaku, “Lewat kota Solo!”


Rock In Solo 2013: Goresan Sejarah Yang Terukir Dengan Megah

ROCK IN SOLO 2013 : New World Propaganda telah usai dihelat pada Sabtu dan Minggu, 2 & 3 November 2013 di Lapangan Kota Barat, Surakarta. Sebanyak 24 band ambil bagian dalam event yang pada tahun ini digelar untuk ketujuh kalinya. Ribuan metalhead dari berbagai penjuru pun hadir. Lalu apa saja yang menarik dari dua hari penyelenggaraan festival cadas terbesar di Jawa Tengah ini?


Solo, Bukan Impian Semusim

Pasca Jokowi naik kelas menjadi gubernur DKI, kota Solo tidak boleh seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Solo belum selesai. Sebaliknya Solo harus tetap berbenah, bersemangat belajar demi mewujudkan cita-cita menuju kota modern yang dinamis dan mempunyai integritas.


Solo – The Spirit of Java

Kalau kamu pernah mendengar suatu daerah yang menjadi jantung kota, pernahkah kamu mendengar sebuah kota yang menjadi jiwa sebuah pulau di negeri ini. Kota itu berada di 7°34′0″LS 110°49′0″BT Indonesia. Kota itu adalah ruh atau jiwanya sebuah pulau yang kita sebut Pulau Jawa. Kota itu dinamai Kota Solo, The Spirit of Java. Aku sudah lama tau mengenai kota ini, namun mengenalnya baru baru ini aku lakoni. Dahulu kota Solo hanya aku tau sebatas sebuah pengetahuan dasar bahwa Solo adalah bagian dari Indonesia. Solo yang aku tahu hanya sebuah kota yang disebut sebut dalam lagunya Didi Kempot.


Solo, So Pasti Istimewa di Hati

Solo, Sala, Surakarta, atau lebih lengkapnya Surakarta Hadiningrat sudah pasti tidak begitu asing di telinga rakyat Nusantara. Keempat nama yang disebut di depan tentu saja merujuk kepada satu nama tempat yang sama, salah satu kota besar di Jawa Tengah sebagai salah satu pewaris kebesaran Dinasti Mataram Islam.


Solo Balapan Tidak Slow Lho

Solo Balapan, kalau inget solo yang diinget lagu nya Didi Kempot yang Stasiun Balapan yang sampek sekarang tuh penasaran kudu ke stasiun balapannya, nah kebetulan banget kapan hari dari solo mau ke jogja naik kereta cumu 10ribu rupiah naik pramex sriwedari, pagi hari siap mengantar kan anda ke kota jogja. Beberapa kali ngelewatin stasiun ini, baik dari jalur kereta api maupun dari jalur darat lewat depannya jalan solo balapannya maksudnya gitu. Penasaran dong masak iyaa udah tiga kali ke solo belum afdol kalau belum ke Stasiun Solo Balapannya yang terkenal seantero jagad raya lho yaa.


Edisi Kangen Solo

Aku sebagai mahasiswa yang merantau ke Solo tentu saja banyak kesan yang kudapat dari kota ini. Kadang, ketika aku dirumah, ada saja hal-hal yang membuatku ingin segera kembali ke Solo. Entah itu suasana kotanya, ketidak-macetan nya, kulinernya, event-event yang diadakan disana.. dan lain-lain..


Mangkunegaran Performing Art ~ Kearifan Budaya Lokal Yang Terjaga

Saya sangat beruntung. Kedatangan saya ke Solo pada bulan Mei 2013 lalu ternyata bertepatan dengan adanya pagelaran Mangkunegaran Performing Art! Wuaah … tentu saja ini pertunjukan yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Sebagai agenda tahunan, Mangkunegaran Performing Art adalah pertunjukan langka dan hanya diselenggarakan setahun sekali saja. Kalau sekarang saya terlewat menyaksikan, berarti baru tahun depan saya bisa kembali.


Visit Solo

Susahnya menemukan waktu libur berdua yang sama, akhirnya libur long weekend bulan Mei 2013 yang lalu kami putuskan untuk dihabiskan di kota Solo. Itupun dengan konsekuensi saya terpaksa bolos kerja sehari.. Hehehe. Agar dapat harga murah, kita pun mulai booking tiket kereta dan hotel jauh-jauh hari.


Solo, Kota Peduli Lingkungan

Kota Solo, kota kelahiran saya dan tempat saya tinggal selama 16 tahun terhitung semenjak saya lahir. Di kota ini saya mendapatkan banyak pelajaran tentang arti hidup, arti bagaimana melestarikan budaya, dan arti keharusan seorang manusia untuk peduli lingkungan. Saya yakin, setiap orang yang pernah berkunjung ke kota ini pasti setuju dengan slogan Kota Solo itu sendiri, “Solo Kota Budaya”. Ya, siapapun dapat merasakan bagaimana hawa kekentalan budaya dalam keseharian di Kota Solo.


Merekam Jejak Di Solo

Terasa baru tidur sebentar, tetiba mata ini membuka perlahan. Sabtu, 2 Februari 2013. Saya menyipitkan mata. Silau, menyimak mentari pagi dari dalam gerbong kereta yang sudah mengantarkan saya ke tanah Jawa Tengah. Di depan saya dua sahabat yang sama-sama ingin mencicipi keramahan Kota Solo sudah membuka mata terlebih dulu. Lian dan Trini. Mereka juga masih mengulet manja, entah pada siapa. hahaa..


Menyusuri Eksotisme Kampung Batik Laweyan

Solo alias Surakarta Hadininngrat.. Siapa yang tak kenal dengan kota ini.. Kota yang sangat terkenal dengan budayanya, kota yang begitu eksotis dengan keramah-tamahan penduduknya, dan kota yang sangat epik dengan sejarahnya.. dan disini lah tempat dimana aku dibesarkan..


Tentang Solo

Saya pernah tinggal di Solo selama dua tahun. Jadi, kota Solo lumayan memberikan kesan untuk perjalanan hidup saya. Saya tinggal di Solo untuk bekerja, di Bandara International Adi Soemarmo. Tapi sayangnya saya bukan tipe orang yang suka berpetualang. Jadi saya kurang maksimal memanfaatkan dua tahun saya selama di Solo. Saya jarang pergi, saya jarang main. Hidup saya habis di bandara, saya tua di sana. Oke, ini curhat.


Menelusuri Kembali Jejak-Jejak di Solo

Boleh dibilang, jejak-jejak kaki saya di Solo terbilang istimewa pada bulan Mei 2013 kemarin. Bukan hanya untuk pertama kalinya dapat berlama-lama di sana, tetapi juga karena saya bersama dengan ratusan blogger dari perwakilan negara-negara ASEAN menghadiri undangan ASEAN Blogger Festival 2013, 9-12 Mei 2013. Sudah menjelang dua tahun rupanya dari gelaran ASEAN Blogger pertama di Bali. Pemilihan kota Solo katanya, sih, untuk memperkenalkan keberadaan situs warisan di kota ini sebagai awal dari warisan budaya ASEAN.


Tiga Jam Di Solo, Belasan Destinasi Wisata Terlampaui

Solo merupakan salah satu kota di Jawa tengah. Berbagai macam etnis ada di Solo, walaupun tidak sebanyak di Jakarta. Solo mempunyai slogan the Solo The Spirit Of Java. Tinggal di daerah dekat Solo, yaitu Karanganyar merupakan anugerah tersendiri bagi saya. Bagaimana tidak, saya di suguhi berbagai destinasi wisata yang menarik. Menarik di kunjungi wisatawan lokal maupun luar.


Pertama Kali Menelusuri Kota "Wong Kalem"

Kurang lebih seminggu setelah lebaran di tahun 2013 ini, saya memutuskan untuk berlibur ke tempat pariwisata. Mumpung masih dalam suasana liburan, daripada bengong di rumah sambil nongkrongin televisi. Liburan kali ini, saya hanya sendiri karena ingin menikmati liburan sepuasnya dan menelusuri tempat2 yang belum pernah aku kunjungi. Tak ada rencana sama sekali untuk pergi liburan. Ya itu karena saya hanya ingin menghilangkan kejenuhan saja.


Temukan Aneka Wisata di Kota Solo

Surakarta yang lebih di kenal dengan sebutan Solo ini kini lebih tertata dan lebih nyaman dibanding waktu saya kecil. Dulu, setiap mengunjungi rumah simbah yang terletak di utara pasar Nusukan, saya paling sebel kalau melewati terminal Tirtonadi.


Enjoy the Experience in Solo

Solo adalah rumah yang setiap sudut daerahnya layak di jajaki, menciptakan kenangan dari satu tempat ke tempat yang lain. Solo adalah rumah yang tak bosan-bosannya anda kunjungi, Solo menjadi tempat yang menentramkan untuk pulang. Mungkin itulah yang dirasakan oleh Wong Solo ketika mereka merantau ke kota lain. Tapi tak jarang juga para wisatawan yang mengunjungi Solo juga merasakan hal yang sama, rasanya menyenangkan jika setiap dalam kurun waktu tertentu menikmati setiap pengalaman di Solo.


The Wonderful Event of Solo

Sebuah kota dengan luas kurang lebih 4.404,06 Ha akan tetapi memiliki berbagai macam event yang tak dapat dihitung dengan jari dan akan sangat disayangkan untuk dilewatkan ! Langsung saja ini dia beberapa list event yang pernah diselenggarakan di kota spirit of java ini


Delicious Local Food of Solo

Bicara tentang Makanan Khas Solo, hmm… bisa dibilang tak terhitung jumlahnya. Mulai dari yang murah sampai merogoh kocek yang paling dalam, Mulai dari yang dijual diatas gerobak pinggir jalan hingga yang tertata cantik ala resto jutawan. Hehehe. Semua terserah anda dan jumlah pundi rupiah yang anda punya. Tapi tulisan saya ini adalah satu diantara sekian tulisan yang ingin juga berbagi tentang beberapa menu yang layak anda coba ketika mengunjungi rumah kami, Solo.


Sesederhana Solo

kali ini aku mendapat tugas liputan ke kota Solo,, ini menjadi tugas keduaku di kota ini,, dan kebetulan keduanya berhubungan dengan teroris,, entahlah,, penugasan pertama adalah ketika bom bunuh diri di GBIS Kepunton,, nah kali ini liputan terkait serentetan serangan terhadap petugas kepolisian sejak 17 Agustus disusul dengan penggerebekan Densus 88 Antiteror, yang berakhir pada meninggalnya 2 orang terduga teroris,,


Yuk, Mengenal Lebih Dekat Potensi Wisata Kota Solo

Penggalan lirik lagu keroncong Bengawan Solo yang diciptakan oleh Gesang tentu tak asing ditelinga kita, kepopuleran lagu lawas di tahun 1940-an tersebut terkenal hingga ke Asia terutama di Jepang dan Uni Soviet. Lewat lagu nostalgia Bengawan Solo yang diterjemahkan hingga 13 bahasa di berbagai negara ini, tak dipungkiri menambah kemasyuran sungai terbesar yang membelah Kota Solo dan sekitarnya. Meski aliran sungai Bengawan Solo tak hanya di Solo,


Solo Kota Serba Neka

Siapa yang tidak kenal Solo ?, Kota Surakarta yang lebih dikenal “Solo” ini walaupun luasnya kurang lebih 44 kilometer persegi, tetapi memiliki wisata khas tersendiri. Wisata apakah itu ?, diantaranya ada wisata budaya dan wisata kuliner. Dengan mengusung slogan “Solo The Spirit of Java”, “Solo Kota Budaya”, Kota Solo terus mempertahankan dan memperkenalkan keanekaragaman budaya dan produk-produk kreatif lokal khas solo ke seantero dunia lewat rangkaian acara festival budaya tahunan yang berlangsung terus-menerus.


Jangan takut berada di Solo

Solo lagi-lagi adalah Kota yang lengkap, tak hanya ramai di siang hari. Kehidupan Kota Solo di malam hari pun tak kalah mengasyikkan. Bahkan beberapa tempat makan baru buka pada malam atau tengah malam. Sebut saja gudeg ceker, nasi liwet, angkringan atau cafe-cafe bernuansa tradisonal atau modern. Beberapa orang yang sudah berkunjung ke Solo mengatakan bahwa Solo lebih enak dinikmati ketika malam hari. Dan sebagai mahasiswa dengan jatah uang saku yang jarang berlebihan saya bersyukur bahwa Solo menciptakan tempat makan bernama angkringan.


Kota Solo

Sebenarnya saya berdomisili di Sukoharjo, tetapi sebagian besar hidup saya saya habiskan di kota Solo. Saat TK saya masih tinggal di Makamhaji. Sebuah kelurahan di Sukoharjo yang berbatasan langsung dengan Solo. Sejak TK saya sudah menuntut ilmu di Kota Solo, ya walaupun sebenarnya komplek perumahan tempat saya tinggal menuju sekolah saya hanya satu kali menyeberang jalan raya. Ya, walaupun sekarang saya sudah pindah tinggal ke Ngadirejo saya masih melanjutkan bersekolah di Solo,


Begini caraku menikmati Solo!

Mungkin banyak orang yang berhasrat untuk maen ke Solo. Entah karena posisi stragisnya, makanan enaknya, budaya dan even menariknya atau tempat-tempat bersejarah di Solo. Bagi yang sudah biasa dan punya banyak uang mungkin nggak ada masalah. Cukup datang, masuk hotel, jalan-jalan, makan, terus pulang. Tapi buat yang belum pernah atau punya uang yang pas-pasan, kayaknya perlu banget membaca post yang satu ini. Ya, Benar! Beginilah caraku menikmati Solo…


Solo, Keindahan Dan Kenangan Mengesankan Yang Menyertainya

Kota Solo telah meninggalkan kesan mendalam dalam diri saya. Seusai perhelatan ASEAN Blogger Festival (ABFI) 2013 yang diadakan tanggal 9-12 Mei 2013 disana, saya senantiasa didera keinginan untuk datang kembali ke kota eksotis ini.


Mau Ngaso? Ya Ke Solo!

Sebentar lagi liburan akhir tahun lho? Terus, mau liburan kemana? Sudah ada rencana kah? Mau ke luar negeri, ke Bali, Lombok, Yogyakarta, atau… Liburan ke Solo? Eh! Di Kota Solo sepertinya asik nih! Ada apa saja sih memangnya disana? Nah! Mari kita cari tahu sama – sama ada apa saja di solo ya! :D


Kesan kota Solo, Kota Penuh Kenyamanan di Tengah Jawa

Satu kota di Indonesia yang menjadi salah satu andalan tujuan pariwisata di pulau Jawa, Solo. Berada di kota ini rasanya begitu menyenangkan. Banyak kesan menarik yang didapatkan ketika berada di kota ini. Keramahan penduduknya yang menjunjung tinggi tata krama dan budaya Jawa sangat terasa. Ibu-ibu, bapak-bapak, tua maupun muda menggunakan bahasa jawa yang halus dan lembut pengucapannya. Mendengarnya membuat hati tentram dan nyaman.


Kota Solo di Mata Anak Sunda

Nama gue Hedi, teman-teman gue biasa memanggil gue dengan sebutan Kang Hedi, karena gue terlahir dari keturunan Sunda asli. Sudah dua tahun lebih gue tinggal di sekolah berasrama di daerah Bogor, alasan gue bisa tinggal di sekolah berasrama ini adalah karena gue mendapatkan beasiswa untuk menuntut ilmu di sekolah ini. Gue sangat bangga sekali bisa mempunyai kesempata untuk bisa menjadi salah satu siswa di sekolah ini, karena sekolah ini bagi gue bagaikan ‘Mini indonesia’.


Berburu Batik di 'Kampung Batik Kauman'

Tidak bisa dimungkiri kalau Solo sudah menjadi salah satu sentra industri batik di tanah air. Kota yang dikenal dengan wisata budaya Kesultanan Surakarta ini tidak lagi menjual keraton sebagai objek wisata utama, tetapi juga wisata belanja, khususnya kain batik. Untuk itu, masyarakat dan pemerintah kota Solo tampaknya sudah sangat siap karena industri batik begitu mudah dijumpai di kota ini. Tidak kurang dari Pasar Klewer, Kampung Laweyan, dan Kampung Kauman menjadi sentra industri batik yang sangat dikenal para pecinta batik.


Putra-Putri Solo Yang Tidak Rupawan

Kota tua yang usang dan membosankan, itu impresi awal saya akan Solo saat pertama tinggal di Solo untuk kuliah, 11 tahun silam. Adalah wajar ketika 18 tahun di hidup saya dihabiskan di kota di tepian Jakarta lalu pindah ke kota seperti Solo yang di segala lininya berbanding njempalik 180 derajat dengan kota tempat tinggal saya sebelumnya. Gegar budaya instan tercipta.


Wong nDeso ikut ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013

ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 dengan mengusung tema “Reinventing the Spirit of Cultural Heritage in Southeast Asia” merupakan kegiatan pertamaku di ASEAN Blogger. ABFI 2013 dilaksanakan di Surakarta (Solo), Jawa Tengah pada tanggal 9 sampai 12 Mei 2013.


Pawon

Apa yang berkesan dari kota Solo? Bagi saya: Pawon, komunitas sastra yang masih eksis hingga sekarang. Saya enam tahun tinggal di Solo. Masa SMP dan SMA saya habiskan di kota kelahiran Jokowi itu. Sejak SMP saya meminati sastra. Saya tak bisa bohong, saya membaca karya-karya penulis FLP saat SMP. Semisal karya Afifah Afra, penulis asal Semarang yang kini bermukim di Solo. Karya-karya penulis FLP adalah yang paling mungkin saya akses. Karena saya tinggal di pesantren. Adapun yang dianggap islami oleh pesantren adalah karya-karya FLP. Selebihnya terlarang, atau tidak aman.


Pesona Solo

Surakarta atau sering disebut Sala (Solo) merupakan Kota yang terletak di provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kota Solo memiliki semboyan “BERSERI” yang merupakan akronim dari “Bersih, Sehat, Rapi dan Indah”. Letak Solo juga strategis karena terdapat di tengah-tengah jalur perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya ataupun Bali, juga terletak di tengah-tengah jalur dari Semarang atau Yogyakarta menuju Surabaya atau Bali. Jadi, tidak heran jika letak yang strategis ini menjadikan kota Solo sebagai tempat persinggahan wisatawan.


Kota Cinta, Kota Kenangan

Begitu banyak yang ingin kuceritakan. Kenangan yang tak mungkin kupendam dan kusimpan sendiri, tentang kota bernama Solo. Untuk itu aku harus kuat agar satu per satu kenangan dapat kukupas secara perlahan dan teratur. Tak dapat didustai bahwa senyawa yang bernama kenangan tersusun dari atom kebahagian dan kesedihan. Perkawinan antara serpihan luka dan tawa. Hal itu yang pernah diberikan oleh Solo kepadaku. Sesungguhnya Solo adalah kota cinta, sekaligus kota kenangan.


Pasar Klewer, Wisata Belanja di Kota Solo

Banyak tempat belanja yang bisa Anda kunjungi ketika berada di Kota Solo. Salah satu tempat favorit yang kerap dikunjungi oleh wisatawan adalah Pasar Klewer. Setelah berkeliling Kota Solo di malam hari dengan Bus Tingkat Werkudara bersama peserta ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013, tak lupa aku dan teman – temanku dari Komunitas Blogger Bojonegoro mencari makan di salah satu angkringan yang terdapat di pinggir jalan di Kota Solo. Selesai makan, kami pun bergegas kembali ke kamar hotel untuk beristirahat karena besok pagi kami harus sudah bangun.


S – O – L – O: Bukan Hanya Empat Huruf Saja (Part 2 - End)

Itulah lirik lagu Didi Kempot yang memberikan gambaran tentang Pasar Klewer di Jl. Dr. Rajiman, Gajahan. Memasuki lorong-lorong pasar, berbagai macam pakaian batik seakan menyapa. Segala jenis ukuran dan model batik dapat ditemukan disini. Selain batik, di pasar ini juga banyak dijual berbagai macam jenis tekstil. Namun, kala berada di Pasar Klewer, anda harus mengeluarkan jurus menawar jika ingin mendapatkan banyak batik. Satu lagi, jangan heran karena disini anda bisa mendapatkan batik cap atau tulis hanya dengan belasan ribu rupiah saja.


Pilih “Jenang” daripada “Jeneng”

Solo, siapa yang tidak kenal kota ini. Semenjak dahulu Solo selalu menjadi bahan pembicaraan banyak orang. Tidak ada habisnya kalau menceritakan Kota yang dinamis tetapi tetap kental nuansa budayanya ini. Saya sendiri beberapa kali berkesempatan untuk datang ke kota ini. Setiap kali datang ke Solo biasanya saya tidak melewatkan makanan khasnya yaitu Timlo dan tidak lupa mampir ke Pasar Klewer. Keduanya mewakili ikon kota Solo selain Keraton, Manahan, dan Batik.


S – O – L – O: Bukan Hanya Empat Huruf Saja (Part 1)

Itulah celotehan teman yang saya temukan kala membuka linimasa twitter beberapa bulan yang lalu. Entah mengapa, walaupun itu tidak ditujukan langsung kepada saya, tetapi coletehan itu sangat menohok. Membaca tweet tersebut membuat saya merasa malu sendiri. Malu karena belum sekalipun berkunjung ke kota yang penuh dengan budaya dan adat asli Jawa tersebut. Hal inilah yang kemudian menantang saya ingin sesegera mungkin pergi mengunjungi Solo.


Sapu Bersih Jalanan Kota . . .

Selamat pagiiiiii, maaf jarang update hehehehe baru masa masa test akhir sekolah nih, jadi gak ada waktu buat blogging :) Mumpung ada waktu, mau update bentar dehh …Sekitar seminggu yang lalu, aku jalan jalan sepanjang Jalan Raya Slamet Riyadi, ehh gak di sangka nemuin ini niihh


Soloraya Creative Expo: Nuansa ndeso tak pernah se-elegan ini

Beberapa hari yang lalu, kalau kamu berkendara melewati benteng Vesternburg pada malam hari pasti menemukan sesuatu yg berbeda dari malam malam sebelumnya, ya , lampu lampu warna warni berbentuk seperti sebuah gapura sedang menghiasi sebelah depan benteng, sebenarnya sedang ada apa disana? Itulah yang membuat saya dan teman teman penasaran dengan apakah yang sedang terjadi di sana, lalu pada akhirnya kita sepakat untuk malam mingguan kesana bareng ( daripada galau dirumah kan :p ) , sampailah kami di parkiran benteng pukul 7.00 malam.


Tempat2 yang ada di solo. About solo

nih dalam rangka mengikuti lomba ane nyoba totalitas. bener2 surve ke lapangan cari materi. dan buat materi. ni beberapa foto saat ane muter2 solo . habis foto ada info wisata lho di bawah.


Kesan Saya Terhadap Solo. spirit of java.plus tempat2 asik di solo

halo ane prima adi. saya sedang berkuliah di uns (Universitas Sebelas Maret). saya sudah lama tinggal di solo . bukan sudah lama tapi selama 22 tahun saya ada di solo walau lahir saya di boyolali. solo bagi saya adalah tempat yang nyaman. saya lumayan sering ke luar kota :v jogja jakarta, klaten, surabaya, jember. tapi tetap saya rasa paling enak di solo.


Solo dengan “The Spirit of Java”

Saat kita berjelajah di internet dan menyasar ke mesin pencari, cobalah untuk memasukkan kata solo, bakal ada dua kemungkinan yang mungkin orang akan memperkirakan hasilnya. Pertama adalah solo yang berarti tampil sendiri (tunggal) seperti show saat nyanyi atau pun kedua Solo yang akan saya ceritakan ini.


Wisata Cita Rasa Klasik di Kota Solo

Solo, kota kelahiran mamiku merupakan kota kecil yang sarat akan budaya Jawa keraton dan terlihat jelas di berbagai sudutnya. Mulai dari gerbang kotanya, keratonnya sampai beberapa bangunan tua dan yang masih dilestarikan sehingga masih terlihat seperti kota tua. Perjalanan biasa dimulai dari Stasiun Balapan atau Bandara Adi Sumarmo menuju ke rumah kediaman Eyang kami di daerah Sangkrah. Di sanalah tempat saya menyimpan banyak kenangan masa kecil. Kini saat eyang putri sudah tiada, saya sering menginap di rumah eyang saya yang lain yang letaknya di dekat alun-alun kidul kraton yang ramai.


Tradisional Pasar Klewer

Pasar Klewer??? Nama Pasar yang sangat unik atau bahkan aneh menurut saya pribadi.. :D Tapi dibalik nama aneh tersebut ternyata terdapat sejarah yang memang unik untuk diketahui. Menurut cerita, jaman penjajahan dulu Pasar Klewer berfungsi sebagai tempat pemberhentian kereta. Masyarakat memanfaatkannya sebagai tempat untuk menjual berbagai macam produk yang terkenal dengan nama Pasar Slompretan. Kata slompretan berasal dari slompret (terompet) karena suara kereta yang akan berangkat mirip dengan suara terompet ditiup.


Suatu Malam di Solo

Cerita ini terjadi pada tanggal 30 Februari 2012 pada pukul 22.19 lebih 17 detik. Aku (Jundi, 18 tahun. Warga kota Magelang) dan seorang temanku (Muzayyin, 19 tahun, warga pendatang dari Samarinda) sedang berjalan-jalan menikmati suasana malam Kota Solo. Malam itu lumayan dingin, angin bertiup sepoi-sepoi. Rambutku berantakan dibuatnya. Malam ini Solo terlihat sangat orange karena memang lampu jalannya berwarna demikian yang berpadu dengan pancaran sinar rembulan yang syahdu melenakan.


Solo, Kota Yang Aneh!

“Pak, ke stasiun ya. Ongkosnya berapa?” Tanya saya pada seorang bapak tukang becak yang sedang asyik bersantai di atas becaknya. Lelaki tua itu dengan cekatan turun dari becaknya dan bergegas menyilakan saya naik ke atas becaknya. “Terserah bapak mau bayar berapa.” Ujarnya sambil disertai senyum tipis tersungging di bibir. Saya mengernyitkan dahi. Ini adalah untuk ketiga kalinya saya mendengar jawaban yang sama dari bibir tukang becak. Terserah bapak mau bayar berapa. Duh! Saya harus bayar berapa? Saya ini hanya wisatawan lokal yang tersesat di kota yang tak jauh dari Sragen ini.


Nasionalisme, Globalisasi Dan Solo Batik Carnival

Gelaran Solo Batik Carnival sudah kedua kalinya ini diselenggarakan oleh Kota Solo pada 28 Juni 2009 kemarin. Dari SBC 1 dapat dikatakn event tersebut telah sukses, jika dilihat dari antusiasme warga yang hadir untuk menonton acara karnaval serta naiknya permintaan batik yang diproduksi di wilayah SOLO yang berati pamor batik telah naik ke pentas dunia.


Tahun Ke-3 Hari Batik Nasional: Batik dan Pamor Kota Solo

Kota Solo memang tidak terlepas dari kepopuleran batik. Solo merupakan salah satu kota sentra batik di Indonesia. Sebelum batik Indonesia secara resmi diakui sebagai warisan budaya dunia Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) pada 2 oktober 2009 tiga tahun silam, Kota Solo sudah aktif menggiatkan event-event bernuansa batik


Di Balik Kemolekan Solo Batik Carnaval 5 (SBC 5)

Pergelaran Solo Batik Carnaval merupakan acara tahunan yang sudah dimulai sejak tahun 2008. Event ini merupakan inisiasi dari Pemerintah Kota Surakarta, sebagai upaya branding Kota Solo dikancah pariwisata. SBC 5 (30/6) menawarkan tema metamorfosis. Yang filosofinya adalah dari kain putih kemudian berubah menjadi batik yang cantik.


Drama Tari Matah Ati dan Globalisasi

Usai Matah Ati selesai, publik masih ramai membicarakannya. Seluk beluk balik panggung, latar belakang para tokoh di belakang layar, hingga persiapan riset sebelum Matah Ati digelar dan sosok Perempuan Mangkunegaran coba dikupas tuntas dalam media. Matah Ati memang nyata spektakuler. Penonton memang banyak yang memuji visual Matah Ati.


Kebanggaanku dalam Kesederhanaannya

Salah satu kota kecil yang ada di provinsi Jawa Tengah, tetapi menyimpan begitu banyak harta karun. Kota yang tidak kalah ngetren dibandingkan kota yang lainnya. Kota yang… . . ahhh sangat luar biasa bagiku. Taraaaaa, yup kota itu adalah kota Solo aka Surakarta ^_^. Entah sejak kapan mulai terbesit rasa bangga terhadap kota kelahiranku ini. Ehmmm, ngomong-ngomong tentang perbedaan antara kata Solo dan Surakarta itu adalah … krik krik krik apa yaaaa tauklah yang penting itu kota istimewaku mempunyai 2 nama, keren kan? salah fokus


Nasi Liwet Solo yang Ngangenin

ebaran sudah mendekati, H-12 ini arus mudik sudah terlihat meningkat. Kala lebaran konon katanya kondisi di Ibu Kota berubah menjadi sepi lenggang, tapi bagaimana dengan daerah lainnya. Daerah di sepanjang jalur pantura tentu saja padat merayap kala mudik lebaran. Lalu bagaimana dengan Kota Surakarta atau akrab kita panggil dengan Kota Solo itu. Kota berkembang yang ada di Provinsi Jawa Tengah, sekaligus menjadi barometer kondisi Jawa Tengah. Saat mudik lebaran menjadi tak heran jika mendadak kota kecil ini menjadi macet dengan berbagai macam plat nomor kendaraan luar Solo membludag di jalan-jalan utama kota.


Yuk, Numpak Sepur Kluthuk Jaladara

Adanya agenda Numpak Sepur Kluthuk bernama Jaladara menjadi salah satu penyemangat bagi saya untuk menghadiri acara ABFI di Solo. Apalagi setelah membaca jadwal selama empat hari di Solo, tambah semangat. Pasalnya, selain seminar, sebagian kegiatan berhubungan dengan wisata solo dan beberapa event kota Solo yang akan digelar pada saat itu. Seperti Mangkunegaran Performing Art. Kalian tau kan, kalau Solo salah satu kota yang kaya akan budaya!!


Solo...i'm In Love !!!!! Would You Be My Future ??

Iya, saya telah jatuh cinta pada sebuah kota, namanya Solo. Kota yang terletak di provinsi Jawa Tengah, yang berjarak tempuh sekitar dua jam dari kota pelajar, Yogyakarta. Yang ingin saya tekankan disini adalah Solo juga tak kalah “berbudaya” dibandingkan Yogyakarta. Apalagi jika anda merasa Jogja sudah terlalu penuh dengan wisatawan, anda bisa mencoba menjelajah dan menikmati kota ini, Solo.


PENDIDIKAN, TRANSPORTASI DAN PARIWISATA SOLO

Tinggal di kota dekat Solo membuat saya tak asing dengan kota Solo. Saya tinggal di Karanganyar hampir 8 tahun mengenyam pendidikan di kota Solo. Kota Solo meninggalkan banyak kenangan yang tak terlupakan. Di sini saya hanya akan membahas kesan dan harapan saya di bidang pendidikan, transportasi, dan pariwisata. Bagi orang yang berkunjung ke Kota Solo akan meninggalkan kenangan dan rindu untuk kembali. Semoga tulisan saya ini bermanfaat.


Kenangan Manis di Kota Solo

Bagi saya, Kota Solo adalah kota yang tak terlupakan. Bagaimana tidak, saya lahir di kota itu. Sebagian besar keluarga dari pihak ibu, tinggal di Solo, tepatnya Karanganyar. Semasa kecil, setiap liburan sekolah, kami pasti pulang ke Solo, mengunjungi Mbah Kakung, Mbah Putri, Pakde, Bude, dan saudara-saudara lainnya. Di dalam memori masa kecil saya, masih teringat jelas butir-butir padi yang menguning terhampar di depan rumah Pakde. Dinginnya air pegunungan, berkebalikan dengan panas matahari yang mencekat bila siang tiba.


Paundra dan Mangkunegaran

Sekitar awal tahun 2010, aku selalu memutar lagu itu. Gita Cinta versi Paundra Karna. Aku nggak ngefans-ngefans amat sama Paundra. Aku cuma tahu dia pemain utama sinetron Gita Cinta dari SMA yang diputar waktu aku masih SD, tahu dia cucunya Soekarno, dan anaknya Mangkunegaran. Lainnya, aku nggak tahu. Tapi entah kenapa, kalau lihat dia, di foto dan sebagainya, aku terpesonaaa… Kebetulan memang saat itu aku masih remaja sih. Nah, sejak saat itu aku kepengen sekali namanya pergi ke Pura Mangkunegaran di Solo. Liat-liat lah ya, dan kalau beruntung berharap bisa ketemu Paundra.


Solo; Keramahtamahan yang Bermula dari Mbok Angkringan

“Sedikit ke Utara, Mas..” ujar si Mbok ramah, seraya menunjuk menggunakan jempol, ditingkah posisi tubuh yang sedikit merunduk, ketika saya dan dua orang teman bertanya alamat sebuah rumah makan hasil rekomendasi teman yang lain. Awalnya agak bingung dengan arah yang dimaksud, mengingat di daerah asal saya di Sulawesi tak terbiasa dengan penunjukkan tempat menggunakan simbol mata angin. Berbicara arah, setahu saya ya hanya kiri dan kanan. Hehehe..


Solo Selalu Ngangeni

Kalau ditanya orang asal saya dari mana, saya pasti menjawab dari Solo, walaupun sebenarnya saya kelahiran Karanganyar, kira-kira 13 kilo dari Solo. Temen saya yang orang Malang bilang, itu sudah bukan Solo, tapi Solo coret rek. Tapi dari situlah semuanya berawal.


Solo, kulo tresno siramu.

Awalnya aku tidak terlalu memberikan perhatian lebih pada kota ini. Aku berpikir ‘kota ini sama saja seperti kota-kota lainnya’. Pertama kali aku mulai menaruh perhatian pada kota unyu ini adalah ketika hati ini menambatkan diri pada seseorang. Iya, ngeceng. Dan ternyata kecenganku ini orang Solo. Dulu aku tak tahu bahwa Surakarta dan Solo itu sama saja.


Meneropong Potret Solo

Perjalanan satu jam Jakarta-Solo di angkasa serasa singkat untuk ditempuh dengan burung besi itu. Penuh syukur dapat menapakkan kaki di bumi Solo dengan moda yang tak biasanya. Aku terlalu sering melakukan perjalanan dengan bus, dan terkadang naik kereta api. Menikmati pemandangan sepanjang jengkal perjalanan adalah sebuah ekstase tersendiri. Dan di penerbangan pertama sekaligus kesempatan kedua ke Solo ini kubisa sedikit mengintip awan berarak di langit yang nampak begitu dekat.


Solo: Tempat Transit Terbaik Backpacker Indonesia

Kalo ditanya tentang Solo, nggak ada yang bisa menahan kata hati untuk cerita, meluapkan semua kesan dan kenangan. Tapi..bingung juga gimana caranya. Ngeblog? Ah, boleh dicoba! Kuliner? Sudah banyak dibahas. Even kota? Banyak juga dibahas. Tempat makan dan belanja? Mendingan cerita tentang yang sering aku jalani sendiri. TRAVELLING! hah, indahnya.. aku backpacker sejati. Hahaha


Membuka Pintu (Hati) Laweyan

Ada yang mengatakan Laweyan berasal dari kata Lawe, nama benang untuk membuat kain selimut yang konon dibawa oleh para pedagang saat mereka mengarungi sungai Bengawan Solo sampai akhirnya menetap di sepanjang pesisir Sungai Pajang. Komoditi utama kain selimut berkembang menjadi kain mori yang kemudian diolah menjadi kain batik ( banyak titik ). Motif keraton yang telah dimodifikasi menghasilkan karya yang lebih bagus, ragam corak baru membuat pengunjung dari luar Surakarta tertarik untuk mengoleksinya. Lambat laun Laweyan menjadi pusat dagang batik tulis yang ramai dan menjadi pemukiman tetap para saudagar batik.


2 Dinten 1 Wengi: paket akhir pekan di Solo

Sejak saya menginjakkan kaki di Solo sekitar 5 bulan yang lalu, saya sudah sering terpesona budaya santun khas jawa di sini. Semakin lama, banyak hal dan lokasi di Solo yg membuat saya terpesona. Saya ingin membagi pesona itu dengan sahabat dan keluarga di Jawa Timur terutama kabupaten Jember. Tapi sampai sekarang ya kok belum ada yg kesini. Sibuk alasannya. Untuk itulah saya buatkan rancangan jalan-jalan ‘1 Night 2 Days-akhir pekan di Solo’. Rancangan jalan-jalan ini saya susun berdasarkan tempat-tempat yg saya tahu dan saya kunjungi..


Di Solo ada apa yah..?

Ada banyak hal pastinya!. BIcara soal kota istimewa memang nggak cukup dengan ‘selembar’ post blogger. Tapi sepertinya saya punya cara yang cukup jitu untuk mengenang kota Solo secara singkat. Bagamana caranya? Yap, berikut ini adalah A-Z yang ada di Solo.


MALU!

Ada satu pengalaman di Solo yang nggak bakal aku lupakan dan mungkin saja nggak bakal dilupakan oleh semua orang yang hadir waktu itu.


Kenangan Pertama Kali Menginjakkan Kaki di Kota Solo

Ketika saya yang pertama kalinya menginjak-kan kaki di kota Solo muncul sebuah slogan “Mungkin Pertama Tetapi Untuk Selamanya Terkenang di Hati”, waw itulah yang pantas menggambarkan sebuah pengalaman pertama di Kota Solo.


solo, kota yang “sederhana”

Kota ini begitu sederhana. Sangat sederhana. Agaknya saya terlalu berlebihan mengagumi kota ini. Tapi begitulah, ia cantik dengan segala kesederhanaannya. Ia anggun dengan segala kerendahatiannya. Ia tampak istimewa justru karena keramahannya. Ia tak tergerus zaman malah karena jauh dari hingar bingar gemerlap malam.


Solo Kejam: Solo Kota Harapan

Matahari ke dua puluh tiga di bulan Agustus, 20 tahun silam. Matahari memancarkan aura sinarnya, menyibak ke sela-sela jendela sebuah kamar kontrakan yang hanya cukup dihuni tak lebih dari 3 orang, di pinggiran kota Solo. Di siang itu, lahirlah seorang Afina Azizah, di tengah sebuah keterbatasan yang nyata.


Bulan tersenyum di Surakarta

Hutan jati seperti bernyanyi mengiringi perjalanan kami dalam perjalanan 18 jam dari kota mataram menuju kota solo. Bus perlahan merayap melintasi rindangnya hutan jati di kawasan sidoarjo jawa timur. Membayangkan sepinya jalan yang kami lalui aku tersenyum mengingat rencana ke kota solo dengan menggunakan skutermatik berdua bersama rekan satu timku ulfatun ni’mah. Sungguh ngeri, perjalanan ratusan kilo meter ini jika dilakukan dengan hanya berdua dan skutermatik yang belum pernah di service enam bulan lamanya. Bayangkan saja jika tiba-tiba bannya gembos di jalan yang hanya di huni oleh semak belukar, hewan liar dan pohon-phon jati yang menjulang tinggi, bisa mampus kami.


Pesona Kecantikan Abadi Kota Solo

Aku terlahir jauh setelah lagu Bengawan Solo bergema di Jepang dan Uni Soviet. Namun, gemerlap lagu itu masih terasa hingga sekarang, bahkan selamanya akan tetap merasuki jiwa yang mengunjungi kota Bengawan Solo. Aku membayangkan Gesang menciptakannya dengan menatap nanar sungai terpanjang di tanah Jawa. Kata demi kata dirangkanya membentuk sebuah penggalan lirik penuh makna tentang Solo dengan nada berjiwa Jawa Tengah. Sedangkan aku baru singgah pertama kali di Solo saat lagu ini berusia 70 tahun. Berkunjung ketika lagunya sudah hadir dengan banyak versi.


SIPA: Petualangan Para Legenda

Menjadi salah satu World City adalah impian Kota Solo. Upaya itu diwujudkan dengan menyelenggarakan festival seni internasional. Perhelatan seni akbar ini dinamakan SIPA (Solo Internasional Performing Arts) . Untuk kelima kalinya event ini diadakan. Dan tak ada satupun dari kelima event itu yang tak menarik hati para pengunjung. SIPA (Solo Internasional Performing Arts) 2013 kali ini diadakan di Benteng Vastenburg, Solo. Bukan tanpa alasan jika festival ini diadakan disana . Pertunjukan kali ini mengusung tema The Legend “History Of World Culture”.


Solo : Awal tatapanku terhadapmu

Aguastus 2012 menjadi awal perjumpaanku dengan kota ini. Indah nian tatapan pertama itu. sudut barat menjadi pintu pertama yang kulalui. Awal menginjakkan kaki ada sedikit keraguan. Dapatkah aku menjalani hidup di Kota batik ini? Dapatlah aku bertahan di kota budaya ini? Dan dapatkah aku setia terhadap keramaian kota ini? Tak ada pikiran lain kecuali ikut berjalan bersama kawan yang lain. Ikut bertahan dalam keyakinan bahwa aku mampu menghadapi segalanya.


Menyusuri Jalan Kenangan di Kota Solo

“Mampir Solo ga Vic?” Pertanyaan yang hampir selalu berulang saat aku mudik ke Indonesia. Memiliki darah separuh Solo tentunya membuatku juga memiliki banyak saudara dari yang dekat sampai jauh di kota kecil yang kalem ini. Tak terhitung seberapa panjang rentang pita memori yang terekam di kepalaku tentang Solo.


Wisata: Menelusuri Keindahan Kota Solo

Yup, sebelum saya menceritakan sedikit pengalaman tentang ‘Menyusuri Keindahan Kota Solo’. Saya akan menceritakan asal muasal tinggal di kota Solo yang hampir 2 tahun ini. Hal ini berawal dari kebiasaanku sebagai nomaden (emang zaman purba he..he..he..) dalam menuntut ilmu, diawali tingkat SMA di Tulungagung, S1 di kota dingin Malang dan S2 di kota yang berasal dari nama buah sala, yaitu SOLO. Jika digambar dalam peta letak ke-3 kota kurang lebih seperti nie


Liburan ke Solo, Perjalanan yang Mengesankan

Surakarta, atau biasa orang menyebutnya kota Solo merupakan kota yang sangat kental akan sejarah yang menjadi kebanggaan masyakatnya. Sebuah tempat yang membuat saya terkesima dengan beragam warisan budaya dan pesona alamnya yang sangat mempesona. Paling tidak beberapa hari harus Anda sisihkan waktu untuk menikmati semua sajian wisata yang mengagumkan disini, Di kota Solo. Dari menjelajahi kota sambil melihat keraton, mengunjungi pasar tadisional, berbelanja batik dan sebagainya. itulah beberapa keinginan yang masih belum terealisasikan dalam perjalanan hidup saya.


Solo, Salah Satu Denyut Nadi Pulau Jawa, Spirit Of Java

Solo, Sala, atau Surakarta, adalah nama sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kota ini terletak pada jalur strategis, yaitu pertemuan jalur dari Semarang dan dari Yogyakarta menuju Surabaya dan Bali. Wilayah di sekitar kota ini juga sering pula disebut sebagai Surakarta, yaitu bekas wilayah Keresidenan, pada awal masa Republik.


Solo Dan Kenangannya

Solo, kota yang menggambarkan kamu. Kota yang dulunya menjadi cerita antara aku dan kamu. Sudah beberapa tahun kita tak menuliskan cerita kita lagi di kota itu, karena kamu sudah tak sendiri lagi. Baru kini aku datang ke kotamu kembali, datang untuk persahabatan. Ntah kenapa ada sedikit sendu dan rindu ingin menemuimu.


Dari Solo Kami Belajar

olo merupakan salah satu tujuan para wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan domestik. Banyak sekali tempat-tempat wisata yang wajib dikujungi di Solo diantaranya Keraton, Pasar Klewer, Taman Sriwedari, Taman Bale Kambang, dan masih banyak lagi. Selain itu sepeninggalan Pak Jokowi Kota Solo terkenal dengan “City Walk” yang artinya kota yang ramah untuk pejalan kaki. Atas dasar itulah maka kami mencoba untuk menjelajahi kota Solo dengan berjalan kaki.


Solo

Hari itu tepat tanggal 25 Juni 2012 jam 6 pagi, aku bersama Ayahku berangkat menuju kota Solo. Oh ya, nama saya Erma, lengkapnya Erma Yuliana. Umur saya masih belum genap 18 tahun kala itu, baru saja lulus dari salah satu SMK Negeri di kotaku, Purwodadi. Mencoba mencari peruntungan di kota Solo. Ini kali kedua aku pergi ke Solo. Sebelumnya hanya sekedar kunjungan industri saja. Pagi itu aku dan Ayah langsung menuju ke kantor Dinas Tenaga Kerja kota Solo yang letaknya kalau tidak salah berada di daerah Sri Wedari.


Dalamnya Filosofi dan Megahnya Tradisi dalam Grebeg Maulud

Grebeg Maulud tahun 2010 merupakan event grebeg Keraton Kasunanan pertama yang saya ikuti dan benar-benar membekas di pikiran saya. Event keraton yang saya pernah datangi sebelumnya hanya Sekaten saja. Waktu itu saya iseng-iseng, mumpung punya kamera baru (walau hanya kamera saku bukan kamera DSLR), saya ingin menonton Grebeg Maulud yang diadakan untuk memperingati lahirnya Nabi Muhammad SAW. Saya pengen tahu sebenarnya pada rebutan apa ya kalau pas ada acara grebeg dan seramai apa acara grebeg itu?


(Kesan Tentang Solo) Ingin Mengenal Jowo, Ayo Maen Ke Solo

Solo adalah kota yang selalu saya lewati ke dan kembali ke ndeso aka rumah orang tua saya di Madiun. Selama kurang lebih enam tahun sejak saya lulus putih abu abu dari daerah saya dan menerima undangan salah satu PTN di tanah Sunda, dua sampai tiga kali saya pulang dan kembali setiap tahun nya. Jika di hitung, hampir 18 kali saya singgah di kota Solo.


Solo: Dimana Seribu Tangan Malaikat Menyapamu

Saya berusia tujuh belas tahun ini dan dalam jangka waktu usia tersebut saya sudah berpindah tempat tinggal berkali-kali. Dari satu rumah ke rumah yang lain, dari satu kota ke kota yang lain. Jika saya harus memilih satu kota yang paling berkesan bagi saya, tanpa perlu berpikir panjang, saya akan menjawab; Solo.


Solo, Surga Budaya dan Pariwisata yang Tersembunyi

Sebagai salah satu kota budaya di Indonesia, Solo juga menjadi salah satu kota Pariwisata yang spektakuler. Terletak pada tempat strategis antara pertemuan jalur selatan jawa dan jalur Semarang-Madium mempermudah langkah wisatawan berkunjung ke solo. Kebanyakan wisatawan yang berasal dari arah Yogyakarta maupun Jawa Tengah akan transit terlebih dahulu di Solo. Nah…………….untuk para pembaca yang sudah pernah mengunjungi Solo, tentu keindahan solo tidak asing lagi,


Kota 1001 HIK

HIK? Kalian pasti gak asing dengan kata HIK. Apalagi kalian-kalian yang cah Solo asli. HIK is one thing that makes Solo colorfull. Berasal dari kata Hidangan Istimewa Kampung dan akrab di sebut HIK. Tempat kongko-kongko wajib bagi bapak-bapak, mbah-mbah, dan kita para remaja yang khususnya jomblo kayak lo gw juga sih


SOLO and the stories part 2

Nah, habis dari Balekambang kita makin bingung mau kemana. Karena udah siang akhirnya kita pilih cari makan dan pilihan tempat jatuh kepada SGM alias SOLO GRAND MALL. Parahnya…. Taman Balekambang ini ternyata jalannya agak masuk jadi cukup jauh sama jalan gede dan dari pintu masuk taman, tuh nggak ada transportasi umum kayak taksi atau angkot, becak sih, ada tapi cuman satu dua itu aja pak becaknya nggak ada ==”


SOLO and the stories part 1

Hari Minggu yang cerah, pagi hari yang indah :D Hari ini aku akan bercerita tentang kemarin, sebuah penutup minggu yang indah hihihiii…. Ya, jadi kemarin itu aku dan teman-teman (Bayu, Lana, Rosa, dan Ainun) pergi ke Solo, impian kita sejak zaman dahula, hehee.. Rencananya sih, mau sama Rina, Inchan, dan Seto juga tapi pas hari itu Seto sama Inchan nggak bisa dan… this is the whole story..


Untungnya Gw Lahir di Solo

Halo, nama gw Faris. gw sekarang lagi sekolah di luar kota yang dimana gw sekarang dalam keadaan tidak bisa memberi tahukan dimana (entar banyak orang-orang yang dulu pernah gw utangin pada datang nagihin). Dan status gw sekarang: kangen, pengen pulang. Kalo suatu saat kalian lagi jalan-jalan lalu ketemu orang ganteng berjalan tanpa arah dan tujuan, mungkin itu gw yang lagi nyariin dompet gw yang jatuh entah dimana. BUKAN! itu bukan karena ane jomblo!


Kesan: liburanku di Solo

Dear diary, Tak terasa liburan kali ini cepat berlalu, hari yang ku jalani begitu cepat. Padahal aku masih ingin tinggal disini, ya disini (kota Solo) tempat aku dan sekeluarga berlibur. Diary, aku ingin kembali diawal liburanku lagi deh…


Solo, You’re City Friend

Solo merupakan kota yang dipenuhi rasa spektakuler dan bersahabat, itu menurut saya. Saya bisa mengatakan seperti karena Solo lah yang bisa mempertemukan Trio lugu yaitu Bhagaz, Dhani, dan Randy (saya sendiri). Berawal dari kisah lebaran tahun 2011, saya berangkat ke Solo, tepatnya kerumah nenek, dengan rasa berat karena jauhnya perjalanan dari Jakarta menuju Solo menempuh sekiranya 12 jam lebih.


Wisata Murah Kota Solo Ala Mahasiswa

Kali ini saya mau cerita dong ! HAHAHAHAHAY. Dan semoga cerita saya kali ini bisa jadi referensi atau pun bisa jadi guide buat para pelancong khususnya yang berstatus mahasiswa karena saya mau cerita seputar SOLO. WOW, apalagi yang harus saya beberkan di sini tentang kota yang telah saya tinggali selama kurang lebih empat tahun ini ? ADA BANYAK.


Solo The Spirit Of Java: Kenangan di Kota Solo 2013

Kota Surakarta atau lebih dikenal dengan Kota Solo merupakan salah satu kota di Propinsi Jawa Tengah yang terkenal akan wisata sejarah, budaya dan batiknya. Perkenalkan nama saya Didik Jatmiko biasa dipanggil Kak Didik dan asli dari Bojonegoro. Berbicara tentang Kota Solo, aku mempunyai kenangan dan pengalaman yang sangat berkesan, bahkan tak terlupakan hingga sekarang.


Tempat Wisata di Surakarta Murah Meriah

Taman Balekambang , taman yang luas terletak di kota Solo tepatnya di belakang atau sebelah utara Stadion Manahan dan tepat di belakang kolam renang Tirtomoyo Solo. Taman yang terletak di Jl. Ahmad Yani ini dulu bernama Partinah Bosch, dibangun oleh kerabat Mangkunegara. Pasar yang buka setiap hari ini memang selalu di kunjungi para wisatawan , terlebih lagi kalau hari minggu selalu ramai . Di taman ini juga terdapat kolam untuk bebek air , taman reptil, dan taman untuk rusa rusa yang terdapat di taman tersebut.


Kesejukan di pinggir Keramaian Kota

Selamat siang sedherek :D Cuaca panas gini enak nya bahas yang sejuk sejuk ya? hehehe emmm apa yaaa emmm ? mikir keras :D Kita bahas tempat nongkrong di kota solo aja dehhh, salah satunya yaitu CityWalk Solo tempatnya sepanjang jalan Slamet Riyadi, Surakarta. Dari ujung Purwosari sampai ujung Gladak yaaa sekitar 6-7Km lah, aku juga kurang tau hehehe


Bagaimana kota kecil yang bernama Solo ini mampu memberikan kesan di dalam kehidupan saya

Saya Ferrial Pondrafi - lahir di Kota Solo, dibesarkan oleh keluarga tercinta di Solo, bersekolah hingga kuliah di Solo dan pernah merasakan indahnya jatuh cinta dan sakitnya patah hati saat di Solo. Entah mengapa Solo sangat lekat dengan kehidupan saya selama ini. Bukan saja karena kotanya yang memang menawan, namun hal-hal yang ditawarkan dari Kota Solo itu sendiri memberikan kesan mendalam bagi saya. Bahkan saat bekerja di Jakarta pun, saya masih ingat tentang hal-hal yang ada di kota Solo.


Kota Solo yang Tidak Pernah Mati

Solo adalah salah satu kota yang sangat menarik untuk dikunjungi. Letaknya di Jawa Tengah yang saat ini telah menjadi kota yang sangat padat penduduk. Banyak masyarakat berbondong-bondong datang untuk sekedar jalan-jalan menikmati kota Solo atau untuk menetap dengan berbagai kepentingan.


Keliling Solo Keliling Solo Raya Creative Expo

Pertama kali mendapat info Solo Creative Expo dari facebook KotaSolo, dan saya tetarik dengan lomba-lomba yang diadakan. Ada lomba tweet, lomba blog dan lomba foto. Hadiahnya pun sangat lumayan. Sayangnya saya baru tahu tanggal 21, terlambat 2 hari. Saya putuskan besok harus datang. Sore 22 november saya mengajak 3 orng teman berangkat ke lokasi expo yang menurut kami utama, yaitu Benteng Vastenburg. Tiket yang sebenarnya 10 ribu, ternyata di diskon jadi 5 ribu saja untuk pelajar. Tidak seperti angkot, mahasiswa disini masih dianggap pelajar, Alhamdulillah.. Hehehe


Ransel Menuju Solo

Rasanya belum lengkap kalau liburan nanti belum ada rencana akan pergi kemana. Atau mungkin kalian sudah merencanakannya? Ke luar kota atau ke luar negeri? Semoga liburan kalian nanti menyenangkan :D. Tidak beda jauh dari kalian, saya juga ada rencana yang pastinya ini akan menjadi pengalaman dan perjalanan baru. Berawal dari hobi teman-teman yang suka sekali mengisi liburannya dengan backpacker ke berbagai kota, muncullah rasa keinginan untuk backpacker. Kurang seru dong kalau kita cuma bisa mendengar cerita dari mereka, apalagi yang suka pamer foto backpackerannya :P


Wisata di Kota Solo

Solo merupakan salah satu tempat favorit saya karena beberapa alasan. Pertama, Solo adalah tempat kelahiran kedua orang tua saya. Kedua, suasana di Solo sangat jauh berbeda dengan Jakarta. Di sana orang-orangnya lebih ramah. Meskipun cuaca di sana panasnya melebihi Jakarta, tetapi kotanya lebih rapi dan enak dilihat daripada di Jakarta. Ketiga, tentu saja soal kuliner Solo adalah jagonya.


Wisata Kuliner Serupa Tapi Beda Rasa – SOLO

Sudah banyak daftar kuliner di kota Surakarta atau Solo yang saya tulis sebelumnya seperti nasi liwet, tengkleng, cabuk rambak, selat solo, bakso pawiroredjo, sampai es dawet kadipolo. Eit itu baru sedikit dari ragam kuliner makanan tradisional yang tersebar di kota Solo. Seperti sebelumnya, saya hanya bisa bilang Solo bukanlah kota yang mempunyai wisata alam seperti Karanganyar, apalagi kota penuh museum yang ditata sebagus Yogya, tapi Solo merupakan kota wisata kuliner di mana banyak makanan enak tersebar di setiap pelosoknya mulai dari pagi sampai subuh.


Perkara Tutup Gelas

Malam hari, dingin, laper. Mau makan tapi kok lauk di rumah tinggal perkedel, daripada nanti masuk angin diputuskan malam itu nyaut kunci motor dan keluar cari makan. Bingung antara pengen ke Wedangan atau Nasi Liwet, hidangan malam di Solo, daripada motor ndak bisa jalan buat cari makan isi bensin dulu, setelah bensin terisi penuh lalu muterlah ke jalan Slamet Riyadi Solo.


Aku Dan Solo

Di awal perjumpaan saya dengan kota Solo, yang terbersit di pikiran saya pertama kali adalah “buset Solo jauh banget, udah gitu panas banget lagi”. Emang bener sih, keadaan saya yang tinggal di Bekasi mengharuskan saya bolak-balik Bekasi-Solo-Bekasi dan itu merupakan bukan jarak yang dekat. Namun beberapa bulan dan beberapa tahun mendiami kota yang unik ini. Saya malah merasa bersyukur sekali saya bisa tinggal di kota ini.


Event Solo

Udah banyak orang tau kalo image Solo adalah sebagai kota budaya. Lebih dari sekedar image, rasanya Solo terbentuk menjadi kota budaya karena memang masyarakatnya sendiri benar-benar sadar akan budayanya dan selalu berusaha mempertahankan kebudayaan itu. Menurut saya, kalo Solo itu diibaratkan orang, dia punya kepribadian dan menjadi dirinya sendiri. Dia unik karena apa adanya dia. Hehehehe..


Solo: Kota Penuh Impian...

Tau apa kau tentang Solo? Dengan segala egoku yang enggan dibendung, aku menjadikannya tempat pelarian, dulu. When my mind got stuck in the deadlocked way…


Ada [Hati] di Solo

Tanggal merah adalah syurganya para pekerja. Sebuah waktu ‘keramat’ yang oleh kebanyakan orang digunakan untuk menjelajahi rencana yang telah disusun jauh-jauh hari. Dan rencana kami, ingin mengisi waktu ‘keramat’ tersebut di sebuah kota kecil bernama, Solo.


Solo, Surga Kuliner

Di antara kota-kota lain di Jawa Tengah, Solo adalah salah satu tujuan favorit para wisawatan karena memiliki ragam wisata yang komplet. Dari wisata sejarah, seni, budaya, hingga kuliner. Solo memiliki modal lebih dari cukup sebagai tempat wisata. Acara-acara yang digelar sepanjang tahun, baik tingkat nasional maupun internasional, mampu menjadi magnet yang mengundang para turis.


Makanan Khas Surakarta

Sego Liwet / Nasi Liwet ini dianggap masakan paling khas di Solo. Teksturnya lebih lembek dari nasi biasa dan harum karena dimasak dengan santan dan bumbu lainnya. Dimakan memakai pincuk daun pisang, wuihhh… uenak tenan!Nasi liwet dimasak dengan santan dan bumbu tanpa proses pengukusan di dandang, sehingga hasilnya adalah nasi putih yang lebih lembek dan harum. Kuliner di solo yang satu ini disajikan dalam pincuk (piring dari daun pisang), dengan lauk gulai labu siam, telur rebus atau telur dadar, suwiran ayam opor, dan potongan ati-ampela ayam, ditumpangi kepala santan atau santan kental yang disebut areh.


Oleh-oleh Makanan Khas Solo

Meskipun kadang tidak mau berterus-terang karena takut merepotkan, saudara, tetangga dan teman-teman pasti mengharapkan oleh-oleh sekembali kita dari sebuah perjalanan. Oleh-oleh yang paling fleksibel adalah makanan karena tidak perlu memikirkan ukuran, perlu atau tidak, cukup atau tidak, pasti diterima dengan senang hati. Anggarannya pun bisa menyesuaikan. Kalau mampunya yang murah meriah, beli saja beberapa kilo camilan kering yang bisa di bagi-bagi lagi dalam beberapa bungkus. Kalau anggaran agak longgar, bisa membeli berbagai macam makanan khas.


Selamat Datang di Kota Solo :D

“Asalnya dari mana?” tidak sedikit yang bertanya dari mana saya berasal saat pertama kali duduk di bangku kuliah. Baru kali itu saya berada dalam satu ruangan bersama orang-orang yang berasal dari berbagai daerah. “Dari Solo,” saya menjawab sambil tersenyum. Ya, saya berasal dari Solo atau bisa juga disebut Surakarta. Saya dari kecil tinggal di Solo, dan tiga tahun lalu hijrah ke Bandung untuk menempuh pendidikan sebagai mahasiswa di sebuah Institut yang cukup terkenal. “Sama kota Malang deket ngga?” dan teman saya ada yang bertanya sebegitu polosnya. Apakah Solo se-tidak-terkenal-itu???


Ada apa di Sekaten?

Salah satu festival atau acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun di Solo yang menarik perhatian saya adalah Sekaten. Apa itu sekaten? Sekaten seingat saya dahulu adalah salah satu media untuk menarik masyarakat yang dahulunya belum menganut islam. Kalau mau masuk ke acara tersebut yang berisi musik gamelan dan kesenian lain harus baca syahadat di gerbang masuknya. Sekaten itu dari kata syahadatain, ngga tau kenapa bisa gitu asal katanya -_-, mungkin karena penyesuaian lidah orang Jawa kali ya? hehe. Sekaten dulunya sebagai media dakwah dan bisa disebut juga asimilasi budaya


Damn ! I Love Solo

Perjalanan ke Jantung pulau jawa memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. tentunya pengalaman selain melihat keindahan alam solo yang masih perawan dan hiruk-pikuk acara adat berskala National dan International, serta megahnya perayaan batik festival dipusat kota solo. baiklah, tak panjang lebar inilah beberapa hal yang menarik perhatian saya saat baru saja tiba di Solo


The Amazing Becak

Salah satu hal yang paling berkesan buat gw pas jaman kecil di solo itu ya sebuah alat transportasi yang di kayuh oleh seorang bapak-bapak dengan penuh keikhlasan. Tau apa? Ya becak! Masih inget gak ama becak? Salah satu mode transportasi darat di indonesia yang mungkin di kota-kota besar sudah mulai punah. Gw berpikir kalo becak tu alat transportasi yang eksotis. Ramah lingkungan, hemat BBM, nyaman, dan yang paling gw kagum, becak adalah penguasa jalan bangeet dah!


Solo Is Amazing!

Tau nggak kamu kenapa aku mengatakan Solo adalah salah satu daerah yang sangat istimewa? So, mungkin bagi kamu yang sudah lama tinggal di Solo nggak menemukan sisi keunikan maupun sisi estetis dari kota Solo yang sangat indah ini. Let’s check it out!


Boleh Nambah Nasi Liwetnya?

Sekitar dua bulan lalu, kantor tempat saya bekerja kedatangan seorang auditor independen dari Hong Kong. Ditunjuk oleh mitra bisnis kami di London, auditor tersebut berencana mengaudit kinerja kami selama lima hari kerja. Dia minta kami memanggil dengan nama depannya, Allan. Seperti kebiasaan orang Solo pada umumnya ketika menyambut tamu, kami ingin membuatnya merasa betah dan nyaman. Apalagi itu adalah kunjungan pertamanya ke Solo.


Sepiring Selat Di Warung Unik

Warung “Selat Mbak Lies” yang buka sejak pukul 09.00 – 17.00 ini terletak di sebuah gang di daerah Serengan kota Solo. Gang masuk ke dalam rumah makan ini cukup lebar walaupun hanya bisa dimasuki oleh mobil dari satu arah saja. Sebelum memasuki warung makan, kita bisa menitipkan sepeda motor ataupun mobil di sebuah halaman yang tidak begitu luas. Tarif penitipan di sini adalah Rp 1.000 untuk sepeda motor dan Rp 2.000 untuk mobil.


Dibalik Nikmatnya Baso Beras, Gempol Pleret

Dari namanya yaitu “gempol pleret” sudah menandakan kalau ini adalah makanan dari Jawa. Orang mungkin mengira nama pleret diambil dari nama penemu atau daerah asal makanan ini. Memang benar, pleret adalah sebuah nama tempat di daerah sekiar Pati Jawa Tengah. Pada zaman dulu hingga saat ini makanan ini memang dijual di daerah Jepara dan Pati kemudian menyebar ke Semarang hingga Solo. Namun sekarang makanan yang satu ini lebih terkenal sebagai makanan khas daerah Solo.


Kehangatan Dalam Semangkok Tahok

Tahok pertama kali saya kenal dari cerita Santi, seorang teman yang tinggal di Solo. Sayapun penasaran untuk mencicipi kuliner yang saat ini sudah langka di kota Solo ini. Tidak banyak yang tahu apa itu Tahok. Bahkan ketika saya menanyakan pada supir taksi yang membawa saya berkeliling kota solo, bapak yang sejak kecil telah lahir dan besar di solo hampir selama 40 tahun ini juga tidak tahu apa itu tahok, apalagi membantu saya menemukan di mana saya bisa mendapatkan tahok. Akhirnya sayapun meminta bantuan Santi untuk mengantar saya ke tempat penjual Tahok.


Kelezatan Dalam Sepincuk Cabuk Rambak

Nama Cabuk Rambak memang terdengar sedikit aneh. Kata Rambak sering kita dengar di beberapa daerah di Jawa, namun kata Cabuk masih terasa asing. Rambak adalah krupuk yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau, dulunya cabuk rambak ini memang dihidangkan bersama krupuk kulit atau rambak namun karena harga rambak semakin mahal maka krupuk kulit ini diganti dengan krupuk nasi (karak) yang kemudian krupuk nasi ini juga disebut dengan nama “Rambak”. Kata Cabuk mengacu pada wijen yang merupakan bahan utama sausnya.


Berburu Sate Kere Di Solo

Kere adalah sebutan untuk gelandangan, tapi tentu saja makanan ini bukan berarti sate gelandangan. Sate kere adalah sate dari tempe gembus, yaitu tempe yang dibuat dari ampas tahu. Sebagai pelengkap sajian, sate kere ini juga ditemani oleh sate dari bahan lain yaitu jeroan sapi atau pun daging sapi.


Mendengar Namamu, Hati Jadi Rindu

Setidaknya ada tiga buah lagu yang mampir di benakku ketika mendengar kata “Solo”. Dua buah lagu milik penyanyi campursari Didi Kempot, yaitu Stasiun Balapan dan Terminal Tirtonadi serta sebuah lagu yang mendunia karya Gesang “Bengawan Solo”. Ya, ketiga tempat dalam judul lagu itu berada di Solo dan aku pernah menginjakkan kaki di salah satu tempat tersebut yaitu Stasiun Balapan.


Kesan Saya Tentang Solo: Bukan Hanya Bengawan Yang Meluap

Solo bagi saya tidak asing lagi walaupun saya bukan orang Solo, tidak pernah sekolah,bekerja atau tinggal di kota Solo. Saya sering melintasi kota Solo, baik dalam perjalanan dengan menggunakan mobil maupun kereta api. Saya juga beberapa kali bermalam di hotel atau penginapan yang ada di kota Solo. Kesan saya tentang Solo dimulai dengan beberapa hal sebagai berikut.


Rumah Mungil Eyang

Solo. Mendengar namanya saja aku sudah dibawa melayang kembali ke masa kecil, jaman dimana aku masih bisa bebas berlarian di halaman rumah eyang yang sangat luas, halaman yang sangat cukup untuk membuatku kelelahan dalam waktu singkat karena saking semangatnya berlari. Rumah eyang terletak di daerah yang sekarang dikenal sebagai Kampung Batik Laweyan, tipikal rumah kuno di daerah itu yang lokasinya tepat di salah satu sudut perempatan yang lokasinya mudah dicapai dari arah jalan besar.


Gadis Anggun itu Putri Solo

Memang benar apa yang diceritakan dalam tembang yang dipopulerkan penyanyi kondang asli Solo bernama Waljinah itu. Saya kembali tersentak ketika deretan pasangan pemuda pemudi memasuki panggung megah yang bergemerlapan. Ibarat mimpi yang menjadi kenyataan, saya melihat langsung gambaran yang disenandungkan tembang keroncong barusan. Sosok-sosok calon Putri Solo yang luar biasa cantik. Dan dari sosok-sosok itu ada satu gadis yang bagi saya begitu anggun. Aura-nya itu lho seakan memancarkan sebuah magnet kuat yang memaksa saya untuk tak memalingkan pandangan ke arahnya.


Masjid Laweyan, Saksi Bisu Akulturasi Budaya yang Sempurna ..

Saya termasuk orang yang percaya bahwa setiap perjalanan pasti punya kisah dan kejutan masing-masing. Nah, Masjid Laweyan merupakan kejutan istimewa yang saya temui di simple weekend gateaway ke Solo, awal Mei 2013 lalu. Memang benar, blusukan ke Laweyan adalah tujuan utama saya merapat ke Solo Raya. Bukan untuk sekedar berbelanja batik, tentunya, namun untuk memuaskan keingintahuan saya pada sejarah agung yang tersimpan di balik lorong-lorong sempit di Laweyan.


Solo, Pas Banget Buat Kuliah: Sebuah Kesan Tentang Solo

Solo sungguh kota yang mengesankan bagiku. Ada banyak hal yang harus aku syukuri karena aku telah ditakdirkan kuliah di Bumi Mataram ini. Keberadaanku di kota ini tak lepas dari ambisiku untuk bisa kuliah di UGM, Yogyakarta. Namun saat aku gagal kuliah di kampus tertua di Indonesia itu mulai melirik UNS, sebuah PTN yang terletak percis di kota Solo. Sebelumnya Solo bukanlah kota yang menjadi impianku sebagai tempat kuliah. Alhasil takdir mempertemukanku dengan kota Budaya ini.


Menuju Solo Kota Ramah Pemudik

Sudah berjalan 17 tahun saya melintasi Kota Solo setahun dua kali pada saat mudik. Kesan saya tentang Kota Solo hanyalah sebatas pemudik yang numpang lewat. Saya belum pernah menginap semalampun, apalagi tinggal beberapa hari menikmati suasana kota yang tekenal dengan keanggunannya ini.


Wisata Asik Di Kota Solo

Hei gaiss, apa kabar nih? Udah lama banget ya gue nggak nyerocos diblog ini. Abis gue sibuk banget sama rutinitas dikampus soksibuk , well saking sibuknya nih gue jadi sering sakit, kata temen-temen sih itu gara-gara kecapean dan setres gitu, yaaaa emang sih gue setres banget abis tugas tuh numpuk banyak banget , dan gue BUTUH bangeeeeeeet yang namanya reflesing bro !!


Rock in Solo 2013: Solo Bergetar Lewat Harmoni Metal

Saya belum lupa kapan terakhir kali saya berangkat dari Jogja menuju Solo menaiki kereta api. Ya, kali itu saya datang ke Solo untuk menyaksikan gelaran RIS 2012. Suasananya mirip seperti yang saya alami ketika saya berangkat ke Solo untuk menyaksikan RIS 2013. Suasana naik kereta di malam hari dan gerimis sedang merintik di balik jendela kaca kereta masih tersimpan dalam ingatan. Sesampainya di Solo, saya langsung diajak untuk makan malam di sebuah warung soto kare. Nikmat dan murah meriah.


Solo Batik Fashion (SBF) V

Surakarta, atau sering disebut dengan nama Solo merupakan salah satu kota budaya yang ada di Indonesia. Terdapat berbagai macam budaya asli Kota Solo, salah satu budaya yang paling terkenal adalah batik. Batik merupakan kain dengan corak atau motif yang beragam, dan mempunyai makna berbeda-beda setiap motifnya. Cara pembuatannya ada dua macam, yang pertama dengan ditulis manual menggunakan alat tradisional bernama canting. Adapun cara kedua yaitu dengan sablon atau cap.Solo Batik Fashion


Jazz di Pasar Gede

Sabtu kemarin sebuah pemandangan yang cukup unik terlihat di Pasar Gede Surakarta. Lima pemusik Jazz menggunakan salah satu sudut los di Pasar Gede sebagai panggung dadakan dan berpentas di tengah hiruk pikuk pasar tradisional yang merupakan salah satu ikon Kota Solo itu. Pentas musik Jazz di pasar ini merupakan salah satu pra-event Solo City Jazz yang sedianya akan digelar 27-28 September mendatang.


Petugas Parkir di Solo Lebih Santun Dengan Sorjan dan Blangkon

Pemandangan berbeda tampak terlihat di sepanjang Jalan Slamet Riyadi Surakarta sejak Jumat pagi. Para petugas parkir yang sebelumnya mengenakan seragam warna oranye telah berganti mengenakan sorjan bermotif lurik yang dilengkapi dengan emblem Pemerintah Kota Surakarta dan kode areal parkir mereka masing-masing serta sebuah blangkon warna hitam.


Solo Batik Carnival 6

Tahun ini, Solo Batik Carnival (SBC) tidak hanya diikuti oleh kontingen asli Solo. Sekurangnya ada lima Kota yang akan ikut berpartisipasi dengan mengirimkan kontingennya dalam Solo Batik Carnival 6 yang akan dilangsungkan 29 Juni mendatang. Kelima Kota tersebut yaitu Batam, Lampung, Balikpapan, Bandung dan Jakarta Utara.


Re-Launching Kereta Uap Kuno Jaladara

Setelah vakum selama empat bulan, Kereta Uap Jaladara akhirnya di re-launching oleh Pemerintah Kota Surakarta, Minggu. Launching berlokasi tepat di depan Loji Gandrung atau rumah dinas Walikota Surakarta yang memang dilintasi oleh kereta yang dikenal dengan sebutan Sepur Kluthuk Jaladara ini.


Surakarta Genjot Wisata Seni dan Budaya, Sepekan Dua Event

Maksimalkan daya tarik wisata di bidang seni dan budaya, Pemerintah Kota Surakarta menggelar dua event seni budaya sekaligus dalam satu pekan yang sama. Kedua event tersebut yaitu Solo Kampung Art (13-16 Juni) dan Keraton Art Festival (12-13 Juni). Event seni dan budaya masuk dalam rencana besar mantan Walikota Surakarta Joko Widodo yang ingin menjadikan Surakarta sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).


Hijaunya Ngemplak Suren

Solo, salah satu kota yang berada di provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Bokap gue berasal dari Jawa Tengah, tapi di Kabupaten Boyolali, bukan di kota Solo. Kalian tahu kan Kabupaten Boyolali di mana? Kabupaten Boyolali terletak di bagian selatan dari kota Solo. Oke, kembali lagi ke tema. Gue pernah mengisi liburan di kota Solo, waktunya nggak panjang sih, hanya sekitar 1-2 hari. Kebetulan keluarga besar dari Bokap gue mengadakan acara di kota Solo.


Motor “hilang” di balaikota Solo

Eh, tapi tunggu dulu, hilang dalam tanda kutip ini ada cerita yang unik. Saya tulis ini karena saya rasa tidak banyak yang tahu salah satu fitur unik balaikota Solo ini. Yang belum tahu balaikota Solo itu di Jalan Jend. Sudirman, ini pusat pemerintahan kota Surakarta, kantornya walikota Surakarta, dengan beberapa instansi terkait.


Kenapa Anda Harus (Wajib) Liburan Ke Solo?

Solo atau yang lebih dikenal dengan Kota Surakarta, adalah kota dengan misi menyebarkan “virus cinta budaya”, disetiap sudut kota, pasar, tempat ngopi, kita akan selalu di bikin “penasaran” tentang bagaimana masyarakat ini tercipta. Secara pribadi saya sangat kagum serta jatuh cinta pada pandangan pertama tentang segalanya di kota ini, bahkan salah satu pemimpin hebat tercipta dari kota ini, boleh lah saya sebut Joko Widodo, yang sekarang jadi Pemimpin Jakarta. Kota Solo ini adalah salah satu kota yang aneh, dimana di kota lain pasar pasar modern / mall di perbanyak, mungkin hanya di kota ini Pasar Tradisional selalu dipelihara, herannya lagi malah disengaja diperbanyak.


Rindu Kami Untukmu Solo

Menjadi anak rantau memang ga mudah. Semasa kuliah di perantauan kebanyakan waktu dihabiskan di kampus. Entah itu ngerjain tugas, kegiatan sosial atau cuma sekedar ketemuan dan ngobrol bareng temen-temen kuliah. Jauh dari orangtua ga jadi masalah asalkan uang bulanan rutin dikirimin orangtua, semua aman. Hahaha…


Kesan Terhadap Pendewasaan Pemikiran Masyarakat Kota Solo

Setiap kali mendengar kata Solo, seketika terngiang di benak saya “Ya itu kota kelahiran saya” tempat dimana saya bertumbuh dari kecil sampai lepas kuliah. Meskipun hampir rutin setiap bulan sekali saya pulang ke kota Solo namun ada sesuatu hal yang membuat kota ini tetap spesial dan berkesan buat saya. Dua puluh tahun lebih tinggal di Solo banyak hal yang dilewati dan proses terjadi di kota ini dari pembangunan fisik kota, sosial hingga proses pendewasaan masyarakatnya. Hal-hal tersebut membuat saya berkesan akan kota ini.


Kutha Solo

Kutha Solo (dibaca : Kota Solo) merupakan kota yang masih erat dengan segala kebudayaan nenek moyangnya. Kota Solo memiliki banyak tempat-tempat yang yang memiliki kesan. Sebagai warga Solo saya memiliki kebanggaan tersendiri dengan kota tercinta ini. Meskipun kami tak memiliki sawah sebagai pemandangan hijau kami, namun kami memiliki tempat berserah yang mampu membangkitkan rasa ingin tahu kami.


Wayang Orang Sriwedari dalam Pusaran Masa

Masa kejayaan pertunjukan Wayang Orang Sriwedari sampai di telinga saya hanya berwujud rangkaian cerita. Ketika pertunjukan itu menjadi primadona pada periode 1960 hingga 1970-an, saya belum hadir di dunia Wayang Orang Sriwedari yang saya kenal sangat berjarak dengan kata hingar bingar. Lebih tepat diasosiasikan dengan sepi dan menua. Jangankan menggemari, berusaha menyempatkan waktu untuk menonton pertunjukan pun terasa berat. Sejujurnya, meski bersekolah dan bekerja di Solo, baru dua kali saya menyaksikan pentas Wayang Orang Sriwedari. Menyedihkan bukan?


Apa sih yang pertama kali terbayang ketika mendengar kata “Solo”?

Apa sih yang pertama kali terbayang di pikiran kalian waktu mendengar kata “Solo”? Akankan kalian terpikir lagu ciptaan Gesang “Bengawan Solo”, atau mungkin terpikir seorang “Putri Solo” yang lemah gemulai, atau malah teringat akan sosok Bapak Jokowi yang hangat dan ramah. Pasti kalian punya pemikiran berbeda tentang apa itu “Solo”, tapi kalau kalian tanya aku apa yang pertama kali aku pikirkan ketika mendengar kata “Solo”. Kata pertama yang langsung aku pikirkan adalah “Menakjubkan”. Pasti kalian akan bertanya tanya


Kini Aku, Bukan Hanya Selembar Kain Sejarah Masa Lalu

Sandang merupakan kebutuhan pokok manusia paling terpenting. Sandang adalah apa yang kita kenakan yang berasal dari bahan tekstil yang diproses menjadi pakaian yang pada akhirnya menjadi hal wajib kita kenakan. Sebuah kain memiliki cerita dalam setiap prosesnya,mulai dari proses pemintalan yang berasal dari serat alam maupun pada kain sintetis yang menggunakan serat buatan.


Solo Tanpa Klakson

Malam itu, saya dan para peserta ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 menaiki bus tingkat wisata Werkudoro berkeliling kota Solo. Naik Werkudoro itu paling enak ditingkat atas karena atapnya bisa dibuka sehingga udara Solo bisa kami hirup dengan lega. Berhubung malam, kami tidak bisa mengantisipasi pohon-pohon di kanan kiri jalan yang rindang karena tidak kelihatan. Akibatnya beberapa peserta yang duduk dipinggir ketapuk (tertampar) ranting pohon yang menjulur ke jalan. Bukannya kesakitan, yang ketapuk malah tertawa ngakak bersama peserta lain yang menyaksikan.


Honeymoon Trip: Sehari di Solo

Kalau Banda Aceh adalah kota yang memberikan arti khusus di hati saya, Solo adalah kota yang penuh kenangan bagi istri saya. Istri saya menghabiskan masa SMA dan kuliah di kota itu. Menyinggahi Solo, itulah yang menjadi salah satu alasan sebelum melakoni honeymoon trip lintas Sumatera kami, seminggu setelah kami menikah. Ini adalah perjalanan jarak jauh kami yang pertama sebagai suami istri. Saya sebenarnya sudah tidak asing juga dengan kota yang menasbihkan diri sebagai The Spirit of Java ini.


Puas Mampir Ke Kraton Di Solo

Sahabat kurang lebih 3 tahun yang lalu saya mengikuti KKL atau kuliah kerja lapangan Universitas Lampung, nah salah satu kota yang rombongan saya kunjungi adalah Kota Solo, saat tiba di sana saya terkesan karena kota Solo adalah kota yang asri dan enak untuk di jadikan tempat berwisata.


Yang (Nyaris) Terlupakan ..

Siang itu, hawa panas Solo menyapa saya, Indra dan Almira. Kami baru saja sampai di Tirtonadi, setelah menempuh kurang lebih 3 jam perjalanan dari Semarang. Tak lama menunggu, Mba Yusmei dan Krisna sudah melambai-lambaikan tangan dari seberang jalan. Yuhuuu, simple weekend gateaway dimulai .. ;)


Belum Pernah ke Solo? Memalukan!

Menceritakan Solo, sama saja kita hendak membuat roman picisan. Cerita tentang Solo dari sudut pandang bagaimanapun sangat beragam dan tiada ujung. Membahas Solo akan menghabiskan separuh perjalanan hidup kita. Sehingga, datanglah ke Solo untuk menikmatinya, wariskan cerita tentang Solo kepada anak cucu kita dan himbaulah mereka untuk pula menikmati kehidupan kota ini.


Dinner Kemalaman & Breakfast Kepagian di Margoyudan ..

Malam belum sampai di puncaknya ketika event Solo City Jazz 2013 selesai. Mau tidak mau, saya, Mba Yusmei dan Halim harus segera meninggalkan pelataran Benteng Vastenburg, venue penyelenggaraan event tersebut. Saat itu, pesona dan suara merdu Iga Mawarni masih dapat saya ingat dengan baik, begitu juga dengan kehebohan ala Sahita yang sempurna menutup acara. Untuk sebuah event gratisan, digelar di salah satu tempat yang monumental bagi Kota Solo, Solo City Jazz 2013 cukup sukses, menurut saya .. ;)


Candi Cetho: Sisa Kemegahan Abad Ke-15 ..

Hari masih terbilang pagi, saat saya, Mba Yusmei, Indra dan Almira beranjak meninggalkan Kauman, untuk melipir ke luar Kota Solo. Tujuan eksplorasi kami hari itu adalah Kabupaten Karanganyar, sebuah wilayah kota mungil di sebelah Timur Kota Solo dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Banyak orang menyangka Karanganyar hanya punya Tawangmangu, dengan hutan pinus dan grojogan Sewu-nya, padahal banyak objek wisata lain yang menarik disana ..


Candi Sukuh: Peradaban Maya atau Inca yang Tersesat ?

Setelah mengunjungi Candi Cetho dan mampir minum teh di Rumah Teh Ndoro Donker, saya, Mba Yusmei, Indra dan Almira melanjutkan perjalanan ke Candi Sukuh. Kompleks candi ini terletak di Dusun Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Posisinya memang lebih rendah dibanding Candi Cetho, yaitu di ketinggian 1.186 MDPL, medan yang harus kami tempuh pun tidak terlalu ekstrim, namun pemandangan di sekitar Candi Sukuh tetap menawan ..


Solo yang terkenang dan berkesan dengan keanekaragamannya

Jika kalian Mendengar tentang keberadaan Kota Solo pastinya langsung terbayang dalam pikiran akan indahnya sebuah Kota yang sangat megah, Kota yang besar, dan dengan wisatanya yang indah. Inilah yang membuat saya terkesan dengan bentuk kenekaragamannya. Kota solo akan terkenang dalam sejarah hidup saya yang mana mungkin saya lepakan begitu saja.


Refreshing Menyang Kemuning

Pusing setelah berhari hari di gembleng dengan soal soal ujian kenaikan kelas, aku dan temen temen sekelas berencana untuk melepas penat untuk ‘dolan’ (bahasa inggrisnya : maen, hehehe) . Ada usul kebetulan Roni punya villa keluarga di daerah Kemuning,Tawangmangu. Langsung aja semua setuju, rencana kita berangkat esok pagi.


Tempat Nongkrong Tanpa Batasan

Buat yang suka nongkrong pasti tau dong tempat nongkrong itu apa? ya, tempat dimana bisa ngobrol panjang lebar dengan teman dan kawan-kawanmu. Tetapi di era 2.1 ini tempat nongkrong bukan lagi tempat dimana bisa ngobrol panjang lebar dengan teman-teman yang nantinya bisa mengurangi beban pikiran, tapi malah membuat pikiran. Bagaimana tidak, wong nongkrongnya sambil ngomongin kerjaan, apalagi di era 2.1 ini ketika nongkrongpun kepala semua menunduk ke smartphone masing-masing(Saya juga dink).


SOLO, The Spirit of Java

Ternyata ada banyak hal yang menarik yang bisa kita temukan di kota kuno yang dibangun oleh Paku Buwana II ini. Sebagai turis, banyak pilihan yang bisa kita lakukan di sana. Yang pasti hal pertama yang harus kita lakukan adalah menjelajahi kota. Menjelajahi kota yang kita kunjungi menurut saya tidak harus terburu-buru. Bus, angkot, dan taxi menurut saya bukanlah pilihan yang baik untuk dapat menikmati sekitar kita. Ada dua pilihan yang bisa kita gunakan untuk mengelilingi kota Solo, yaitu andong dan becak.


Seberkas Kenangan di Kota Solo

Kota Solo, mendengar namanya saja semua orang sudah tahu bahwa itu adalah salah satu Kota Terindah yang ada di Indonesia. Kota yang terletak di Provinsi Jawa Tengah ini menyimpan berjuta pesona dan keindahan alamnya. Tidak hanya itu, Kota Solo memiliki budaya yang sangat beragam dan luar biasa, keramah – tamahan masyarakatnya pun menjadi salah satu daya tarik dan ciri khas dari Kota yang dijuluki The Spirit of Java itu.


Solo Rinduku Padamu

“Kota Solo sing dadi kenangan, kowe karo akuu….” Secuil lagu karya maestro musisi jalanan, Didi Kempot, yang membuat hati ini semakin terpaut dengan kehangatan Kota Solo. Solo, ketika mendengar namanya pasti yang terpikirkan oleh banyak orang adalah keramahan masyarakatnya terutama bahasanya. Itulah yang saya rasakan ketika pertama kali menginjakkan kaki di Surabaya. Kebetulan sekarang saya sedang kuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Banyak dari teman saya yang menilai bahwa saya ini orang paling halus bahasanya ketika bicara.


Ekspresikan Diri dengan Menari

Memiliki darah seni adalah anugrah terindah yang saya miliki. Dengan memiliki bakat dibidang seni terutama seni Tari, memberikan banyak pengalaman yang saya dapatkan. Memiliki banyak teman, dan sejuta pengalaman yang menyenangkan. Dengan adanya even Hari Tari Sedunia yang diadakan tiap tahun di kota perantauan, Solo tercinta,


Pengalaman Pertama Ke Kota Solo

Pepatah lama mengatakan: lakukanlah perjalanan bersama orang lain, maka kau akan mengenalnya. Lakukanlah perjalanan sendirian, maka kau akan mengenal dirimu. Maka itulah yang saya lakukan pada juni 2012 silam. Ya, entah atas dasar apa saya melakukan perjalanan keliling jawa saat itu. Keinginan itu muncul begitu saja. Dan memang momennya sangat pas bertepatan dengan liburan akhir semester.


Solo, Sihirnya Menyejukkan

Ah indanhya sore hari ini, mendungnya awan diluar dan kumpulan musik akustik yang bersenandung di telinga. Sengaja ku luangkan sejenak waktu di sore ini untuk menulis sembari mendengarkan lagu-lagu dari Payung Teduh. Hanya laptop dan ingatan yang berusaha ku jadikan fokus kali ini. Ingatanku pun tertuju pada satu topik, pada satu hal yang harus kutuangkan ke dalam mesin ini, yaitu Solo.


Wisata Solo

Siapa sih yang kenal kota Solo?? Begitu denger nama Solo disebut kita pasti langsung terbayang kulinernya yang super duper ciamik :D. Solo emang terkenal memiliki kuliner yang khas, Solo juga kental dengan wisata budayanya dan yang kalah penting orang-orang Solo itu ramah-ramah apalagi senyumnya manis-manis gitu :D


KA Feeder Wonogiri, Sebuah Nostalgia Masa Kecil

Masih kental ingatanku ketika masih kecil bersama kakek menggembala kambing di sekitar Stasiun Sukoharjo. Kala itu tiap sore aku melihat sebuah kereta api dari arah selatan menuju ke utara. Memang tidak panjang, hanya 2 gerbong kereta saja tiap hari. Berhenti di Stasiun Sukoharjo untuk mengangkut penumpang yang akan menuju ke Purwosari untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta.


Sedikit Menyentuh Kota Solo [blusukan]

Berbicara tentang Solo tentu akan sangat mengesankan. Kota budaya yang paling terkenal di Jawa Tengah dengan segala keunikan yang dimilikinya. Beragam jenis unsur budaya dapat kita temui disini mulai dari makanan hingga kain batik. kota Solo terkenal dengan slogan “The Spirit of Java”.


Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Betapa bersyukur aku dilahirkan di kota yang paling ramah di dunia, Surakarta. Seiring dengan berjalannya waktu, Surakarta lebih popular dengan Solo. Solo dahulu yang lekat dengan budaya Jawa, sampai sekarang ternyata masih lekat. Kota dengan penduduk 545.653 jiwa ini, memang sangat ramai sekarang. Namun, keramaian tersebut sama sekali tidak melunturkan budaya jawa. Memang sekarang jalanan Solo mulai ramai, tapi ramainya karena banyak wisatawan yang datang untuk menjelajah kota penuh budaya


Wisata Solo

Yogyakarta adalah kota kelahiran saya, dan saya sangat mencintainya. Siapa yang ga kangen ke Jogja, dan di sebelah timur Kota Jogja, ada sebuah kota yang tidak kalah menariknya yaitu Kota Solo dan saya sering menikmati liburan di sana. Terlebih jarak yang ditempuh tidak terlalu lama dan mudahnya transportasi. Mengendarai sepeda motor cukup 3liter bensin pp, atau naek kereta Pramek/Madiun Jaya/Sriwedari.


Solo Juga Bisa Menghentak

Solo, kota kecil yang terletak di Jawa Tengah ini memang tak bisa dianggap remeh dalam hal dunia musik, terutama musik bergenre metal. Ini terbukti pada 2 dan 3 november 2013 kemarin, lapangan kota barat menjadi saksi hentakan liar para band-band metal Indonesia dan mancanegara. Acara tersebut adalah Rock In Solo. Acara tahunan ini sudah diselenggarakan kali ketujuh di kota bengawan ini. Dengan tema dan sensasi yang berbeda-beda tiap tahunnya.


Jika Kau Melihat dengan Hati maka Surga itu Ada Di sini

Solo, kota kecil ini adalah kota sempurna yang aku temui dalam hidupku. Meskipun aku lahir di Wonogiri, akan tetapi kemudian aku menetap dengan orang tua ku di Solo, aku bangga dengan pilihan orang tua ku ini. Aku tak merasa rugi, bahkan aku berhutang budi pada kota sempurna ini. Sejak TK sampai kuliah (saat ini) aku menumpang di kota ini.


Solo Dalam Kenangan

Aku tak menyangka bisa sampai di kota ini, kota yang terkenal dengan lagu Begawan Solo kalau tidak menikah dengan seorang laki-laki sederhana dari desa Ngelegok di kabupaten Karanganyar, yang perjalanannya harus melewati kota Solo. Dalam benakku, Solo terkenal dengan orang-orang yang berkepribadian dan berbudi bahasa halus/ lembut, tetapi bukan lelembut lho ya….


Kota Solo di Mata Saya

Sebagai salah satu pusat kebudaya Jawa banyak hal yang menarik dari Kota Solo. Kota ini memiliki keraton-keraton yang masih berdiri dengan megah, museum yang memiliki koleksi yang tak bernilai harganya, pasar tradisonal yang berih dan rapi, bangunan-bangunan peninggalan Belanda yang masih terawat dengan baik, budaya Jawa yang masih belum pudar, masyarakatnya yang ramah-ramah dan masih banyak hal yang lainnya.


Pengalaman Seru sepanjang digelarnya #RIS2013

Berawal dari iseng-iseng nyari kegiatan laen selain kuliah. Liat twitter ada pengumuman pendaftaran volunteer buat event Rock In Solo 2013. Tertariklah gue buat daftar. Setelah daftar, gue nunggu-nunggu beberapa minggu buat dihubungin dari pihak Rock In Solo. H-2minggu di sms lah gue dari pihak Rock in solo buat dateng ke markas besarnya di The Think daerah kartopuron. Dan ternyata gue k e t e r i m a jadi volunteer Rock In Solo 2013


Cabuk Rambak, Kuliner Jadul Khas Solo

Cabuk rambak, ya inilah makanan atau kuliner yang menurut saya benar-benar khas Solo. Meskipun memang banyak jenis dan macam makanan yang ber-trademark Solo, tapi nyatanya banyak pula teman-teman saya yang belum tahu apalagi mencicipi nikmatnya cabuk rambak. Padahal mereka tinggal di daerah Karanganyar, Sragen dan Boyolali yang notabene berada tak jauh dari Solo. Dan ini menurut saya cukup membuktikan bahwa cabuk rambak memang kuliner khas Solo. Hehehe..


Solo Nan Unik (jilid 2)

Tanpa mengenal rasa bosan, pada tulisan saya kali ini akan dibahas lagi tentang Kota Solo. Sebenarnya ada apa sih mbahas Solo terus? Saya juga nggak tahu nih sebenarnya. Ya, mungkin lagi pengen aja ya. Selain itu juga, saya ingin menunjukan kepada seluruh pembaca tentang wajah Solo yang banyak orang mengatakan luar biasa.


Ingin Ku Kembali ke Solo

Ingin ku kembali ke Solo, seperti itulah yang terlintas dibenakku saat ini untuk kembali lagi menuju ke kota yang memiliki nama Surakarta. Kota yang terletak di provinsi Jawa Tengah ini, lebih familiar dengan sebutan kota Solo. Kota ini memiliki berbagai macam budaya, wisata, kerajinan, hingga kuliner. Selain itu masih banyak hal yang tidak bisa dilupakan ketika berkunjung ke kota Solo.


Pasar Gede Solo, Pasar Tradisional Terbaik di Jawa Tengah

Pasar Gede Hardjonegoro atau yang biasa dikenal dengan Pasar Gede Solo adalah salah satu tempat bersejarah kota Solo. Berada di Jalan Jendral Sudirman menuju Jalan Urip Sumohardjo kota Solo, selain fungsinya sebagai pasar,Pasar Gedhe ini juga sebagai menumen sejarah di Kota Surakarta. :D


Gladag Langen Bogan, Wisata Kuliner Khas Solo

Gladag Langen Bogan atau yang lebih dikenal dengan nama Galabo. Tempat ini adalah wisata kuliner malam di Solo. Ada berbagai macam makanan yang dapat Anda nikmati di pinggir jalannya. Solo merupakan kota yang tak pernah tidur.setelah siang hari anda berkeliling Kota Solo, Anda dapat menutup malam hari dengan spesial di Galabo. Berbagai macam aneka makanan dapat Anda nikmati dengan suasana malam ala Solo.


Wisata Murah Bikin Sumringah

Salah satu keindahan alam sekitar Solo ini tepatnya terletak di Boyolali, (soko Bandara bablas terus mas, hehehe) Waduk cengklik cocok sekali untuk refreshing, sekedar lheyeh lheyeh menikmati angin semribit bersama temen, keluarga ataupun pacar (cieehh.. :D )


Solo Istimewa

Dengan kesederhanaan para penduduknya, solo bisa dibilang jadi kota yang bersahabat buat semua turis yang berkunjung atau Cuma sekedar mampir. Contohnya Tanya jalan. Waktu kalian kesesat pas cari jalan ke tempat wisata atau cari alamat temen, coba aja Tanya jalan ke penduduk dideket tempatmu kesasar. Pasti dijawab pake bahasa yang sopan, dan yang pasti bakal dijelasin sejelas mungkin, gak ada yang namanya ngetus-ngetusin bahkan sampe ngebentak. Bisa kok di coba , ya yang penting jangan lupa bilang Permisi trus terakhir bilang makasih deh


Semua Tentang Solo

Saya orang asli solo, dari lahir sampai besar di solo. Saya kelahiran tahun 1994, jadi masih punya masa kecil bahagia hehe belum nyentuh gadget soalnya. Dari TK - SMA saya di solo. Masih teringat jelas memori indah saat itu, TK saya berada di Jalan Yosodipuro. Di TK tersebutlah saya mendapat banyak pengalaman, dan bisa dibilang jadi keliling solo.


Solo Bagiku

Kota Solo bagiku adalah kota kelahiran, yang mewarnai masa kecil hingga remajaku. Sempat selama beberapa tahun aku tinggalkan kota ini menuju ibukota (sebenarnya tinggal di Bekasi sih) untuk mencari “makan”, kemudian aku balik lagi di kota yang mulai banyak dibangun Mall ini :( . Sebelum tinggal di Bekasi mulai awal tahun 2010, seingatku Walikota Solo terakhir adalah Bapak Slamet Suryanto, dan dari cerita yang kudengar banyak “negatifnya”, ah sudahlah.


Kesan Tentang Solo

Banyak orang dari berbagai daerah yang tumplek blek disini. Dari Sumatera sampai Papua. Dari logat bicara sampe cara menanggapi respon ke orang lain beda, dari yang ketawanya ngikik sampe yang ketawanya kaya pake toa, dari yang cara bersinnya ‘hatcyih’ imut dan malu-malu sampe yang dahsyat menggelegar, dari yang kalem mesem mesem sampe yang gak jelas mesum mesum… begitulah..


Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg merupakan benteng peninggalan dari kolonial Belanda yang lokasinya berada di wilayah desa Gladak, pusat kota Solo. Benteng ini dibangun pada tahun 1745 atas perintah Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff.


Memori Berkesan di Kota Solo

Tak terasa, sudah setahun lebih, saya meninggalkan tempat kelahiran tercinta. Walaupun secara badaniah menetap di luar provinsi, namun beberapa keping jiwa saya telah tertambat di Kota Bengawan, mungkin juga terselip di antara buku-buku usang Mburi Sriwedari. Bagaimana tidak? 14 tahun lebih saya hidup dan menempuh pendidikan di sana, tahun-tahun yang penuh dengan tawa, air mata, juga kekaguman.


Taman Budaya Sriwedari

Taman Sriwedari adalah sebuah kompleks taman di Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Sejak era Pakubuwana X, Taman Sriwedari menjadi tempat diselenggarakannya tradisi hiburan Malam Selikuran, selain itu Taman Sriwedari juga pernah menjadi lokasi penyelenggaraan PON I pada tahun 1948. Taman Sriwedari dibangun oleh Paku Buwono X yang merupakan adik ipar KRMT Wirjodiningrat. KRMT Wirjodiningrat membeli tanah Sriwedari dari seorang Belanda bernama Johannes Buselar pada 1877 dengan status tanah RVE (hak milik).


Nyamannya terminal bus Tirtonadi

Tahukah Anda tentang terminal bus Tirtonadi? Tentu saja kita sudah tidak asing lagi dengan nama atau pun tempat pemberhentian bus di kota Solo ini. Namun untuk yang belum tahu, terminal Tirtonadi merupakan nama terminal bus utama di kota Surakarta. Terminal ini terletak di sebelah selatan jalan utama yang menghubungkan angkutan bus antara Jawa Timur dan Jawa Barat, yaitu Jalan Jend. Ahmad Yani. Terminal ini terletak dan masuk dalam kecamatan Banjarsari dan beroperasi 24 jam.


Wisata Kuliner Solo

Panas panas gini enaknya kita bahas kuliner, wah sedaappp. Yakk kita akan membahas kuliner khas Kota Solo. Langsung aja dehhh…


Baru Makan di Solo

Ada yang bilang, dibawah sinar matahari, tidak ada yang baru. Begitupun masakan, kuliner khas, pasti ada padanannya. Bukan plagiat tentu saja, hanya kalau pas kita makan, jadi ingat masakan yang lain..


Sejarah Makanan Khas Solo, Selat

Selat adalah makanan khas solo yang merupakan buah dari penjajahan Belanda di bumi Surakarta. Sejak benteng Vastenburg dibangun, tepat di depan keraton surakarta, sering terjadi pertemuan dan rapat antara pihak keraton dan pihak Belanda. Dalam setiap pertemuan itu, pasti disediakan makanan. Nah, disitulah selera Belanda dan keraton tidak pernah ketemu.


Penghayat “Kenistaan” - Catatan Rockin Solo 2013(2-3 November 2013)

Menyatakan kerumunan sampah, karena menjilati deret kumuh etalase pinggiran budaya kerumunan. Penjilatannya,menciptakan kekumuhan luar biasa dalam pemikiran, menyebabkan pikiran bekerja pada ladang mati literasi. Berbicara pada ladang kerumunan membutuhkan bahasa kerumunan, berbicara pada individu membutuhkan bahasa manusia. Bahasa kerumunan adalah bahasa tren, fashion,kepalsuan yang dituduhkan sebagai moralitas, pembunuhan karakter, penistaan dan penyisihan.


Kirab Suro 2013

Kirab Suro adalah Kirab pusaka yang juga dikenal dengan Kirab Kebo Bule yang biasa dimulai dari jam 00:00 tepat pada malam pergantian tahun dalam kalender Jawa atau juga Islam. Lokasi pelaksanaan adalah di kompleks keraton dan juga jalur-jalur di luar tembok keraton.


Kota Solo Sebagai Kota Tujuan Wisata

Kota Solo yang memiliki nama resmi Pemerintahan Kota Surakarta adalah satu dari dua kota tujuan wisata, Solo dan Jogja, dengan potensi budaya Jawa terbesar. Di dalam kota yang terletak di dataran rendah sebelah barat Gunung Lawu itu masih hidup dan lestari berbagai seni, tradisi, dan budaya masyarakat yang telah berlangsung selama ratusan tahun.


Spirit of Java

Suatu hari di bulan Juli 2011. Jam tanganku menunjukkan pukul 20:00 WIB. Aku, ibu, dan adikku serta beberapa anggota keluarga kami yang lain tengah berdiri di peron statisun Gambir. Menunggu kedatangan kereta yang akan membawa kami ke kota asal almarhum ayahku. Setelah satu jam, kereta yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Ini kali pertama adikku naik kereta. Dia terlihat sungguh bergairah ingin segera mencoba sensasi bertransportasi dengan kereta.


Solo dan pluralisme

Saya bertempat tinggal di solo kurang lebih 18tahun dan saya merasa solo kota yang sangat ideal untuk di tinggali, suasananya tenang, tidak sebegitu ramai seperti kota kota lain. Kesan saya tentang solo adalah satu “simple” semuanya dibuat tidak sebegitu rumit seperti di tempat lain. Yang saya maksudkan “simple” disini adalah salah satunya pluralisme.


Jelajah Wisata Batik Di Solo

Berbicara tentang batik, saya teringat akan seorang teman dari luar pulau. Dia sangat antipati dengan batik dan menganggapnya kuno. Sampai suatu ketika dia berjalan-jalan keliling Surabaya (Jawa Timur) dan menemukan ternyata motif batik itu sangaaa…t banyak dan indah. Di Jawa Timur saja tiap kota mempunyai motif batik sendiri, belum lagi Solo dan kota lainnya. Tinggal pilih saja motif, warna, dan model pakaian yang disuka. Ujung-ujungnya dia pun jatuh cinta kepada batik.


Grojogan Sewu Seribu Keindahan

Sekitar 6 tahun lalu, aku dan teman-teman seangkatan merayakan kelulusan ke kota Solo. kita pergi ke Tawangmangu yang mempunyai tempat wisata Air Terjun Grojogan Sewu yang berada di Solo. Perjalanan dari kota Yogyakarta menuju Air Terjun Grojogan Sewu yang jauhnya kira-kira 75KM dari kota Yogyakarta membutuhkan waktu sekitar 5 Jam Perjalanan. Perjalanan ke Grojogan Sewu sangat menarik sekali karena jalannya yang terbilang ekstrim dan perlu konsenterasi penuh saat sedang menempuh perjalanan ke tempat tersebut.


Solo Nan Unik

Mendengar kata Solo, seakan menghadirkan keunikan tersendiri. Ribuan dercak kagum dan iri akan kota ini. Sebenarnya ada apa sih? Kita tahu kota ini hanya seluas 44 m2dan dihuni oleh lima ratus ribuan jiwa. Bandingkan saja dengan kota-kota besar lainnya. Belum lagi Kota Solo pun juga diapit oleh lima kota lainnya, sehingga Solo terlihat sangat mungil. Seakan Kota Solo hanya sebagai lucua-lucuan saja.


City Walk - cinta yang tak beralasan

Berbekal dengan sebongkah semangat, beberapa lembar uang ala kantong mahasiswa dan sebentuk keberanian kecil model perantau tingkat provinsi, kami bertolak ke Solo lewat kereta andalan anak muda pencari ilmu yang bernama Prameks. Lempuyangan-Solo Balapan, bukanlah perjalanan yang memakan waktu lama sehingga latar dibalik jendela kereta masih tetap sama dengan saat kami naik, terang terpancari sinar mentari. Jam setengah satu siang kami sampai, satu setengah jam dari waktu keberangkatan.


Solo Kota Indah yang Berbudaya

Mendengar tentang Kota Solo pastinya kita langsung terbayang akan sebuah Kota yang sangat megah, Kota yang besar, Kota yang indah dan pastinya Kota yang sangat berbudaya. Siapa sih yang tidak tahu dengan Kota Solo, pasti sudah pada tahu semuanya kan,?


Solo Kota Serba-Serbi

Kota solo, siapa sih yang tidak tau dengan kota ini? Yappps kota tempat Pak Jokowi menjadi wali kota terbaik dunia , dan kota yang menyimpan banyak sejarah serta keindahan. Kota Solo berdiri pada tahun 1745,nama kota Solo sendiri berasal dari sala ( seperti pohon pinus ) yang dahulu kota solo banyak ditemui pohon tersebut. Pada perkembangannya hingga saat ini kota solo mempunyai banyak kemajuan di segala bidang.


Sudahkah Ke Solo?

Berbicara mengenai kota Solo atau Surakarta mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kalian semua. Pasti dong.!! Daerahnya yang masih kental dengan nuansa budaya ditambah dengan banyaknya tempat-tempat wisata, membuat kota Surakarta makin di kenal publik. Pernah sekali aku mengunjungi kota Surakarta saat study tour satu tahun yang lalu. Ya walaupun hanya satu tempat yang aku kunjungi, tapi itu tidak mengurangi kekagumanku tentang kota Surakarta.


SOLO Kota Sejuta Inspirasi

Solo pertama kali mampir di telinga saya sewaktu saya duduk di bangku SD. Saat itu salah seorang pakde saya (yang saya temui setahun sekali saat lebaran) mengajak saya main ke rumahnya di Solo. Ternyata, sampai saya beranjak dewasa belum ada kesempatan untuk pergi ke sana. Beruntung, saat saya memasuki tingkat empat, teman-teman kampus mengadakan acara karyawisata. Salah satu tujuannya adalah Solo, persisnya Tawangmangu. Salah seorang dosen kami berasal dari Solo dan berdomisili di daerah keraton Solo. Beliau dengan senang hati menawarkan rumahnya untuk kami singgahi.


Solo Kota Serba-Serbi

Kota solo, siapa sih yang tidak tau dengan kota ini? Yappps kota tempat Pak Jokowi menjadi wali kota terbaik dunia , dan kota yang menyimpan banyak sejarah serta keindahan. Kota Solo berdiri pada tahun 1745,nama kota Solo sendiri berasal dari sala ( seperti pohon pinus ) yang dahulu kota solo banyak ditemui pohon tersebut. Pada perkembangannya hingga saat ini kota solo mempunyai banyak kemajuan di segala bidang.


Cari Teman Di Tawangmangu (air Terjun Grojogan Sewu)

Hari libur, diam di rumah, berjamur, dan akhirnya bosen.. oke, hari libur tidak boleh bosen, meskipun tidak hari libur nasional atau holiday (tanggal merah) tetep harus di isi dengan kegiatan, saya berpikar-berpikir akhirnya ketemu juga, kata temen saya ”banyak teman itu banyak jaringan” dan muncul di pikiran saya, hari libur ini untuk sekedar menambah teman.


Solo - The Spirit Of Java

Sebelumnya sih, gue belom pernah ke kota Solo tapi mungkin dalam waktu dekat ini gue pengen ke Solo dan harus ke Solo. Dari dulu gue tertarik banget sama kota Solo. Kenapa gue tertarik sama kota Solo? Simple, karena slogannya yang keren, the spirit of Java. gue bukan orang Jawa yang pengen belajar tentang kebudayaan jawa tapi gue sangat tertarik dengan kebudayaan apa pun termasuk kebudayaan Jawa. Berangkat dari slogan the spirit of Java, gue mencari-cari filosofi kenapa Solo disebut The spirit of java.


Solo, Kota 'Spirit of Java" yang Ngangenin!

Solo, adalah kota yang daridulu ingin saya kunjungi. Kalau mendengar kata “Solo” entah kenapa begitu terasa nyaman dan kota yang recommended untuk dikunjungi. Benar saja, pertama kali saya menginjakkan kaki di kota Solo, saya langsung merasa betah. Mungkin karena sudah lama saya ingin kesini, jadi begitu mendapat kesempatan diterima kuliah di UNS saya sangat senang.


Kota Solo Nyaman Bagi Pejalan Kaki

Pada kesempatan yang baik ini saya akan sedikit cerita tentang pengalaman saya selama di Kota Solo, mungkin sudah banyak yang tahu tentang Kota Solo, bukan tentang permainan solo drum atau gitar tetapi tentang Kota Solo yang berada di Jawa Tengah atau biasa disebut juga dengan Surakarta, bisa di gugling tentang apa itu Solo dan apa saja yang ada didalamnya, tapi saya disini akan lebih bercerita dari sisi saya sendiri ketika menikmati Solo dengan jalan kaki.


Blusukan Kampung Batik Laweyan

Solo, Kota kecil yang nyaman d Jawa Tengah. Walaupun d bilang kecil setiap berkunjung ke Solo, selalu saja ada hal baru yang bisa d Kulakukan. Sebelumnya pernah gowes keliling kota, lalu pernah juga k situs Sangiran yang ternyata tempatnya bagus dan sangat edukatif. Dan kali ini akan menghabiskan waktu dengan santai blusukan d kampung batik Laweyan.


Solo Rediscovered

Udah banyak banget yang berubah di Solo sejak diperintah oleh Jokowi dan F.X Rudy. Solo tetap kecil jika dibandingkan Bandung atau Jakarta. Masih slow jika dibandingkan Jogja. Tapi Solo semakin cantik dengan banyak pilihan untuk jalan-jalan.


Solo, Kota yang Modern, Ramah, dan tetap Njawani!

Aku ingat sekali waktu kecil dulu, seringkali melihat kirab budaya di jalan Slamet Riyadi. Aku tidak merasa bosan menonton kirab itu, karena menurutku itu seru! Biasanya kirab di Solo tuh diadakan oleh pihak Keraton. Tapi waktu jamannya Pak Jokowi, pemkot Solo juga mulai rutin menyelenggarakan kirab.


Saya dan Solo

Saya rasakan kecepatan mobil mulai meninggi. Berarti sudah keluar dari tempat parkir, tebak saya sambil terus berusaha memejamkan mata. Namun kemudian terdengar suara decak kagum ayah, “Solo ini indah sekali ya di malam hari…. Kotanya rapih. Coba lihat,” kemudian disusul suara iya, eh, oh, dan gumaman tidak jelas dari ibu dan krucil-krucil itu. Saya tergoda untuk membuka mata. Dan kalian tahu apa? Memang sangat indah.


Solo Kota yang Nyaman

Ini tahun ke delapan saya tinggal di Kota Surakarta. Kota yang indah, tidak sumpek, dan banyak pohon rindangnya. Lingkungannya benar-benar nyaman bahkan di jalan utama Kota Solo, yaitu Jalan Slamet Riyadi. Pohon rindang di kanan dan di kiri jalan membuat saya semakin menikmat perjalanan. Apalagi setiap hari saya menuju sekolah lewat jalan itu. Kota solo benar-benar jarang sekali macet. mungkin hanya sesekali saat jam jam berangkat sekolah.


Pasar Klewer Dan Tongseng Yang Membuatku Kangen Kota Solo

Kota Solo yang juga sering disebut sebagai Kota Surakarta merupakan kota yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kota yang berwawasan budaya dan menjadi tujuan pariwisata di Provinsi Jawa Tengah bagian timur. Kota Solo berada di pinggiran Sungai Bengawan Solo menarik untuk dilirik dan dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Stigma putri keraton yang lemah lembut dalam bertutur kata dan tindak-tanduknya memberikan nilai positif bagi Kota Solo. Apalagi wanita Kota Solo dikenal cantik, anggun dan mempesona.


Kesan Tentang Solo

Satu setengah tahun yang lalu tepatnya setelah pengumuman kelulusan SMA . Saya berangkat menuju kota yang telah lama saya rencanakan sebagai tempat kelanjutan pendidikan tinggi saya, ini merupakan kedua kalinya saya menginjakkan kaki di kota ini ,terakhir kali sewaktu 3,5 tahun yang lalu sewaktu kakak saya wisuda disalah satu Universitas ternama di Solo khususnya. Hal ini membuat saya terpacu untuk selanjutnya melanjutkan pendidikan dikota ini.


Solo itu ….???

Gue memang bukan orang Solo asli. gue cuma orang keturunan suku jawa, yang lahir di Medan, besar di Pekanbaru, dan akhirnya kuliah kembali lagi ke Pulau Jawa tepatnya di Surabaya. Tapi gue pernah punya mantan yang asli keturunan Solo kok.hehehe


Indonesia Bangga punya Kota "Solo"

Solo atau yang biasa disebut The City Of Batik adalah sebuah kota yang berada ditengah-tengah pulau Jawa dengan luas 44,03 km². Solo merupakan salah satu kota kebanggaan di Indonesia karena bisa mengenalkan batik dan kesenian jawa lainnya ke dunia. Adanya museum batik terlengkap di Indonesia yang bernama “house of Danar hadi” menambah nilai plus kota Solo.


Solo, si Cantik nan Manis

Solo itu kota yang bersebelahan dengan kota Yogyakarta. Suasananya sejuk, asri, damai. Kenapa aku bisa tahu? Karena banyak banget orang yang heboh menyarankan kalau mau liburan ke Solo aja. Murah, praktis, seru, dan ngga ngebosenin.


Solo, Kota Modern yang Berbudaya

Kota Solo adalah kota kecil kental budaya yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini bisa dibilang kota yang sangat tepat untuk dijadikan tempat tinggal karena keseimbangannya antara tetap memperhatikan budaya dan tetap tidak kuno karena terus mengikuti arus globalisasi, arus modern.


Solonisasi

Jujur gue bukan orang solo, gue berasal dari cilegon dan saat ini gue sedang menempuh studi di yogyakarta, tetapi gue emang cukup sering sih ke solo, selain emang tiap tahun mudik ke madiun yang pasti emang sengaja ngelewatin solo, soalnya bokap,ade sama nyokap emang betah banget ngeliat suasana solo yang tentram dan akses yang mudah dan lengkap untuk urusan fasilitas umum, sekalian juga pulang dari madiun lewat jalur solo biar bisa mampir ke yogyakarta.


Railbus Bathara Kresna, Layu Sebelum Berbunga

Mengunjungi Kota Solo tak lengkap jika belum melihat kereta ini, apalagi jika berkesempatan untuk menaikinya. Kereta ini adalah moda transportasi baru sebagai alternatif untuk menghindari kemacetaan. Inilah Railbus Bathara Kresna, railbus pertama yang akan beroperasi di Pulau Jawa, setelah Railbus Unsri di Palembang.


Pengrajin stempel cap batik, ketekunan para sepuh menciptakan motif batik

Di sebuah kios kecil di dalam kampung Premulo , dekat dengan kawasan batik yang terkenal di kota Solo, Laweyan, tampak dua orang bapak sepuh yang terlihat tekun dengan tang kecil di tangan dan asik meliukliukkan lempengan tipis tembaga mengikuti pola yang tercetak di atas sebuah kertas. Pola tersebut berbentuk rimbunan bunga, tampaknya pola motif batik baru merupakan pesanan dari sebuah designer batik.


Jelajah Kuliner Solo….enaaaak

Walau dah beberapa kali ke solo, tapi baru kali ini menghampiri kota Solo dengan misi kusus, yaitu jelajah kuliner, karena sebagai kota kaya budaya dan terkenal dengan sebutan kota Batik, Solo juga terkenal dengan kota Kuliner, dengan tawaran aneka jenis kuliner enak yang menggoda dan di suguhkan dengan bentuk yang tak terduga.